Radio Komunikasi Bisa Ciptakan Hiburan Baru dari Balap MotoGP

Kompas.com - 14/09/2020, 10:42 WIB
Pebalap mengemudikan motornya saat Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Misano Marco Simoncelli pada 13 September 2020. AFP/ANDREAS SOLAROPebalap mengemudikan motornya saat Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Misano Marco Simoncelli pada 13 September 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan radio komunikasi lebih banyak ditemukan di ajang balap mobil, termasuk Formula 1 ( F1). Teknologi ini kabarnya juga mau digunakan pada balap MotoGP.

Di F1, salah satu hiburan yang ditampilkan adalah ketika mendengar percakapan antara pebalap dengan tim di pit. Selain itu, ekspresi pebalap saat berbicara sendiri juga memberikan hiburan tersendiri.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Lengser, Dovizioso Teratas

Valentino Rossi mengatakan, F1 merupakan balap mobil paling top dengan performa mobilnya yang luar biasa. Namun, terkadang balapannya terlihat membosankan, tapi bukan karena radio komunikasinya.

Joan Mir saat berlaga di MotoGP San Marino 2020. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Joan Mir saat berlaga di MotoGP San Marino 2020. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

"Di Formula 1 kami mendengar banyak radio komunikasi, karena mereka lucu, menarik, dan karena sepanjang balapan Anda memiliki banyak lap ketika tidak ada apa-apa yang terjadi," ujar Rossi, dikutip dari Crash.net.

Rossi menambahkan, MotoGP bukan lebih seru karena tidak ada radio komunikasi. Tapi, balapan ini ada di level teratas, dan adanya komunikasi dengan tim di pit bisa meningkatkan level tersebut.

Maverick Vinales juga menyebutkan bahwa akan menarik jika suara radio komunikasi bisa ditampilkan juga secara langsung kepada penonton di rumah.

Baca juga: Detik-detik Podium Valentino Rossi Dicuri Joan Mir di Lap Terakhir

"Bagi saya, akan menarik jika Anda bisa mendengar apa yang pebalap katakan, karena bagi saya, saya mengucapkan banyak hal di dalam helm. Jika seseorang menyalip saya, akan menyenangkan jika mereka menampilkannya di TV," kata Vinales.

Franco Morbidelli juga tertarik jika radio komunikasi di MotoGP layaknya di F1. Sebab, hal tersebut bisa menjadi daya tarik juga.

"Saya tidak tahu apakah ini ide bagus, tapi salah satu hal yang membuat saya menikmati F1 adalah mendengar pebalap berbicara dengan timnya. Mungkin akan menyenangkan mendengar pebalap berbicara saat balapan, jika tidak mengganggu dan tidak berbahaya," ujar Morbidelli.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X