Grup Astra Bilang Penjualan Otomotif Terus Melandai hingga Akhir Tahun

Kompas.com - 26/08/2020, 08:02 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra International Tbk ( ASII) memprediksi penjualan produk otomotif di dalam negeri masih akan mengalami penurunan hingga akhir 2020 sebagai dampak panjang pandemi virus corona alias Covid-19.

Peluang atas tren ini begitu besar untuk terjadi sekalipun pemerintah telah melakukan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menggerakkan kembali industri dan bisnis serta merangsang daya beli.

"Kami memprediksi dengan kondisi terparah penjualan produk otomotif yang terjadi pada kuartal kedua 2020, total pasar masih akan turun sampai akhir tahun walau secara tren ada peningkatan," kata Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Toyota Fortuner Pimpin Pasar Mobil Juli 2020, Xpander Kalahkan Avanza

 

Ilustrasi penjualan mobil.AUTONEWS Ilustrasi penjualan mobil.

Ia mengatakan, penjualan otomotif sangat terpukul pada kuartal kedua 2020 saat pemerintah menerapkan PSBB sebagai penanganan pandemi di Tanah Air.

Pada periode itu, penjualan mobil anjlok hingga 90 persen dan sepeda motor turun hingga 80 persen dari kuartal pertama 2020.

Setelah pemerintah melonggarkan PSBB di akhir Juni 2020, memasuki kuartal ketiga 2020, penjualan produk otomotif diakui mulai meningkat (naik 108,8 persen pada Juli 2020).

Rapor penjualan mobil di semester pertama 2020 secara wholesalesKOMPAS.com/Ruly Rapor penjualan mobil di semester pertama 2020 secara wholesales

Namun, torehan tersebut masih jauh di bawah level penjualan normal. Pada periode sama tahun sebelumnya, angka wholesales mobil mampu mencapai 89.578 unit, sedangkan tahun ini hanya 25.283 unit.

"Jadi meski ada peningkatan, total penjualan otomotif, khususnya Astra belum akan kembali ke kondisi normal. Kami prediksi, sampai akhir tahun marketnya masih melandai 40-45 persen," ujar Tira lagi.

Baca juga: Kredit Motor dan Mobil Listrik Bisa Tanpa DP

Sebelas hari Telkomsel IIMS 2019 penjualan motor mencapai 2.640 unit.Foto: Istimewa/Dyandra Sebelas hari Telkomsel IIMS 2019 penjualan motor mencapai 2.640 unit.

Hal ini seiring dengan perkiraan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia ( AISI) bahwa total market motor pada tahun ini akan menjadi sekitar 3,6-3,9 juta unit, terkoreksi antara 40 sampai 45 persen.

Begitu pula dengan proyeksi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) yang menyebut penjualan mobil pada 2020 hanya sebesar 600.000 unit atau 42 persen lebih rendah dari tahun lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X