Nissan Sosialisasikan Teknologi e-POWER pada Gelaran IOOF 2020

Kompas.com - 26/08/2020, 07:22 WIB
Nissan Kicks e-Power, meluncur Agustus 2020 di Indonesia Nissan Kicks e-Power, meluncur Agustus 2020 di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menyosialisasikan teknologi andalan e-Power yang bakal jadi salah satu jagoan di era mobil ramah lingkungan pada gelaran Indonesia Otomotif Online Festival (IOOF) 2020.

e-POWER, adalah teknologi yang diklaim memberikan sensasi berkendara layaknya mobil listrik murni alias pure electric vehicle (EV), namun sejatinya masih bersifat hibrida. 

Kepala Manajer Pemasaran Nissan Indonesia, Hiroko Wakita, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, e-POWER adalah teknologi milik Nissan yang memberi sensasi berkendara yang responsif dan halus layaknya mobil listrik.

Baca juga: Mengapa Alur Tapak Ban Depan Motor Arahnya Terbalik?

Lebih lanjut lagi, Hiroko menjelaskan, e-POWER meminjam teknologi EV yang disempurnakan pada Nissan Leaf ditambah mesin bensin untuk mengisi baterai output tinggi apabila diperlukan.

“Ini menghilangkan kebutuhan akan pengisi daya eksternal, sekaligus menawarkan output tinggi yang sama dengan EV,” ujar Hiroko pada gelar IOOF 2020, Selasa (25/8/2020).

Fitur Nissan Kicks e-Powercarscoops.com Fitur Nissan Kicks e-Power

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat oleh pengendara ketika menggunakan e-POWER, diantaranya bisa menghantarkan torsi yang besar dalam sekejap yang bisa meningkatkan respon berkendara serta menghasilkan akselerasi yang halus.

“Ditambah lagi sistem e-POWER bekerja dengan sangat senyap layaknya mobil listrik karena mesin bensin bekerja dengan sangat efisien pada sistem e-POWER,” tutur Hiroko.

Bahkan pihaknya berani menyandingkan efesiensi bahan bakar Nissan e-POWER dengan mobil-mobil hybrid ternama.

Baca juga: H-D Panhead Ikonik dari Film Easy Rider

Untuk diketahui, cara kerja sistem e-POWER menggunakan “full electric motor drive” yang berarti seluruh rodanya digerakkan oleh motor elektrik. e-POWER terdiri dari baterai output tinggi dan powertrain yang terintegrasi dengan mesin bensin, generator, inverter dan motor listrik.

Pada sistem hybrid konvensional roda digerakkan oleh motor listrik dan mesin bensin. Namun, dalam sistem e-POWER mesin bensin tidak tersambung dengan roda.

“Mesin tersebut hanya untuk mengisi daya baterai dan sumber tenaganya adalah mesin bensin, tidak seperti layaknya EV yang hanya menggunakan baterai,” ucap Hiroko.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X