Beli Mobil Bekas Banjir, Masih Ada Untungnya?

Kompas.com - 15/08/2020, 07:22 WIB
Caption : Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari. KOMPAS/AGUS SUSANTO AGUS SUSANTO Caption : Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari. KOMPAS/AGUS SUSANTO

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsumen yang ingin membeli mobil bekas kerap kali dituntut untuk lebih teliti, terutama bagi mereka yang berniat membeli pada musim hujan. Sebab, bisa saja mendapat mobil seken yang sudah pernah terendam banjir.

Sehingga, sebelum memutuskan untuk beli, wajib melakukan pengecekan lebih detail, misalnya lihat lis karet di bagian daun pintu, ruang mesin, hingga interior.

Namun, ada juga pembeli yang tidak masalah jika mobil itu sudah pernah terendam banjir. Menurut Manajer Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, masing-masing punya nilai plus dan minus.

Baca juga: Begini Cara Mengemudi Defensif Saat di Jalan Tol

“Sudah pasti dijual dengan harga sedikit lebih murah, itu keuntungannya. Tetapi, harus siap juga dengan masalah ke depan,” kata Herjanto saat dihubungi Kompas.com.

Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta PusatKompas.com/Setyo Adi Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat

Herjanto melanjutkan, dampak mobil terendam banjir memang tidak langsung terlihat tetapi bisa sekitar enam bulan hingga seterusnya.

Baca juga: Tren Jual Beli Kendaraan di Indonesia Mengarah ke Online

“Kalau memang sudah siap membeli mobil bekas, harus siap juga dengan biaya yang akan dikeluarkan untuk komponen yang rusak karena banjir,” ucapnya.

Sarannya, konsumen lebih baik tetap membeli mobil yang belum pernah terendam banjir. Sebab, meskipun sudah disiapkan dana untuk perbaikan dan harganya lebih murah, tetapi efek buruk di masa mendatang bisa saja lebih besar.

“Jadi sebaiknya teliti dan usahakan jangan membeli mobil bekas banjir. Walaupun tetap dibeli, harus lebih murah dan siapkan untuk biaya perbaikannya nanti,” ucap Herjanto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X