Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/08/2020, 19:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang festival otomotif daring pertama di Asia Tenggara, Indonesia Otomotif Online Festival yang diselenggarakan oleh Google dan KG Media, Google merilis hasil surve yang menyatakan bahwa, sebagaian besar konsumen memilih untuk menunda membeli mobil.

Meski demikian, Google Trends menunjukkan bahwa minat membeli mobil tetap tinggi. Managing Director, Google Indonesia, Randy Jusuf, mengatakan, cara masyarakat Indonesia dalam mencari konten yang relevan, melakukan riset, dan membeli mobil kini lebih bergeser ke online, dan itu didominasi oleh orang-orang berusia 18-35 tahun.

Baca juga: Siap-siap Sambut Festival Otomotif Daring IOOF 2020

“Kami melihat ada perubahan yang cepat di industri otomotif, bukan hanya karena pandemi tetapi juga karena perubahan kebiasaan pengguna. Orang-orang yang mau membeli mobil sekarang lebih suka mencari via online, dan seiring perubahan perilaku pengguna, industri mobil juga harus beradaptasi,” terang Randy berdasarkan rilis yang diterima Kompas.com.

Suvei konsumen Google tentang perilaku konsumen selama Covid-19
Google Indonesia Suvei konsumen Google tentang perilaku konsumen selama Covid-19

Berdasarkan hasil survei tersebut, konten otomotif di YouTube mendapatkan momentum, waktu tonton untuk video bertema Auto Show naik lebih dari dua kali lipat hingga 111 persen tahun lalu (2019/2020) dibandingkan 12 bulan sebelumnya (2018/2019).

Baca juga: Dear Ladies, Pahami Bahaya Bonceng Hadap Samping

“Sedangkan, 43 persen konsumen mau membeli mobil via online, dan mayoritas pembeli 71 persen ingin membeli mobil langsung dari situs web dealer. Ini kenaikan yang sangat pesat jika dibandingkan tahun 2019, dengan hanya 4 persen konsumen yang siap membeli mobil via online,” katanya.

Singkatnya, Randy menjelaskan, saluran pembelian online semakin berperan penting dalam pengalaman konsumen. Menurutnya, dalam situasi sekarang ini produsen mobil perlu mengambil sejumlah langkah penting untuk menaikkan penjualan.

“Bisa dengan tiga cara, berikan informasi lengkap di situs web resmi perusahaan, dengan fokus khusus pada situs seluler. Tingkatkan kemampuan belanja online sebagai saluran pembelian utama, serta tawarkan lebih banyak promosi,” tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.