Kompas.com - 13/08/2020, 16:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemenangan pebalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder di MotoGP Ceko pada Minggu (9/8/2020), menuai polemik. KTM disebut-sebut punya hubungan lebih dekat ketimbang pabrikan lain, dengan pemasok ban Michelin.

Berbeda dengan banyak pebalap yang mengalami masalah pada ban, Binder justru bisa melesat dan meninggalkan para lawannya.

Fabio Quartararo bahkan sempat menuduh Michelin bermain di belakang kemenangan Binder. Menurutnya, banyaknya tes yang dilakukan di Brno dan Austria telah menguntungkan KTM.

Baca juga: Kemenangan KTM di MotoGP Ternyata Sudah Setting-an

Pebalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder sukses meraih juara pada MotoGP Ceko 2020KTM Images/Polarity Photo Pebalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder sukses meraih juara pada MotoGP Ceko 2020

Manajer MotoGP Michelin Piero Taramaso, mengatakan, MotoGP Ceko kemarin merupakan salah satu balap yang sulit. Ia menyangkal tuduhan yang dilayangkan kepada pihaknya.

“Pertama-tama karena kondisi trek, daya cengkeramnya sangat minim, jauh lebih buruk daripada tahun 2019,” ujar Taramaso, dikutip dari laman Moto.it (13/8/2020).

“Suhunya juga bertambah, karena pada sore hari sudah 50 derajat celcius di aspal, sehingga pebalap serasa berkendara di atas beton halus,” katanya.

Baca juga: Bus Buatan Ungaran Ternyata Sering Ditiru Negara Lain

Michelin akan membawa berbagai kompon ban yang telah disesuaikan dengan karakter Le Mans. Foto: Motorcyclenews Michelin akan membawa berbagai kompon ban yang telah disesuaikan dengan karakter Le Mans.

Taramaso juga mengatakan, uji coba yang lebih banyak dilakukan KTM jelas membantu pebalapnya bisa beradaptasi lebih baik di sirkuit Brno.

“Tes jelas membantu, itu tidak terbantahkan. Karena dengan begitu pada sesi Jumat, Anda sudah memiliki dasar untuk bekerja, jadi Anda tidak memulai dari nol,” ucap Taramaso.

Ia menambahkan, ban yang digunakan KTM maupun tim pabrikan lainnya pada MotoGP Ceko merupakan ban yang sama.

“Kami memutuskan bannya terlebih dahulu, kemudian jika ada yang menguji kami berikan ban yang telah kami pilih untuk balapan. Yang jelas kami tidak pernah mengubah pilihan kami berdasarkan hasil tes ini,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.