7 Hal Pemicu Kebakaran Mobil

Kompas.com - 29/07/2020, 16:41 WIB
Petugas berusaha memadamkan mobil Daihatsu Zebra B2791AJ yang terbakar di Jalan Trunojoyo, samping Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Mobil itu membawa lima tangki berisi ratusan liter bahan bakar minyak. KOMPAS.COM / KRISTIANTO PURNOMOPetugas berusaha memadamkan mobil Daihatsu Zebra B2791AJ yang terbakar di Jalan Trunojoyo, samping Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Mobil itu membawa lima tangki berisi ratusan liter bahan bakar minyak.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden mobil terbakar saat sedang diparkir atau ketika berjalan, akhir-akhir kembali marak. Walau kebanyakan kejadian dikarenakan hubungan arus pendek kelistrikan, namun bukan berarti tak ada penyebab lainnya.

Karena itu, Service Director PT Suzuki Indomobil Sales Riecky Patrayudha menjelaskan, sangat penting bagi pemilik mobil memperhatikan kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa membuat mobil terbakar.

"Semua sistem pada kendaraan sudah didesain dan dilakukan uji coba, termasuk pemasangan dan kapasitas komponen kelistrikan yang didesain agar saat terjadi kegagalan pada sistem kelistrikan tidak menyebabkan hubungan pendek arus listrik yang bisa memicu mobil terbakar," ujar Riecky dalam keterangannya, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Setiap Mobil Wajib Simpan APAR?

Lantas apa saja penyebab lain di luar masalah hubungan arus pendek yang selama ini jarang diperhatikan. Atau bahkan pemilik mobil cenderung menyepelekan padahal memiliki potensi tinggi menyebakan mobil terbakar.

Ilustrasi mobil terbakar secara tiba-tibatrofire.com Ilustrasi mobil terbakar secara tiba-tiba

Menjawab pertanyaan tersebut, Riecky mencoba untuk menajabarkan beberapa potensi-potensi yang bisa membuat mobil terbakar dan wajib untuk diperhatikan pengendara atau pemilik kendaraan, yakni ;

1. Selalu cek ruang mesin kendaraan

Terkadang saat kita sedang melakukan pembersihan mesin mobil, kain lap atau material lain tertinggal atau jatuh ke arah knalpot. Hal ini berbahaya karena berpotensi menimbulkan kebakaran, karena itu pastikan selalu cek ruang mesin secara teliti apakah ada barang yang mudah terbakar tertinggal sebelum menutup kap mesin.

2. Pastikan tutup oli terpasang rapat

Kebakaran bisa juga akibat kebocoran oli karena tutup oli yang tidak terpasang dengan baik. Hal ini disebabkan karena saat mesin hidup, cipratan oil yang keluar dari lubang pengisian oli berpotensi menetes ke knalpot yang panas dan dapat mengubah percikan oli tersebut menjadi api.

3. Hati–hati dalam menginstalasi kabel dan konektor listrik aksesoris tambahan

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X