Jangan Anggap Sepele jika Lampu Indikator Oli Menyala, Ini Artinya

Kompas.com - 28/07/2020, 11:41 WIB
Periksa kondisi oli mesin dan air radiator Ghulam Muhammad Nayazri/OtomaniaPeriksa kondisi oli mesin dan air radiator

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerusakan atau malfungsi yang terjadi pada mesin mobil dapat diinformasikan ke pengendara melalui lampu indikator. Salah satunya, yaitu mengenai tekanan oli.

Oli mesin pada mobil dibutuhkan bukan hanya untuk sistem pelumasan komponen. Tekanan oli juga berpengaruh terhadap performa mesin mobil.

Baca juga: Ketahui Penyebab Oli Mesin Motor Menjadi Boros

Riecky Patrayudha, Service Dept Head 2W, 4W, and Marine PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, lampu indikator tekanan oli akan menyala pada saat kunci kontak pada posisi On. Setelah mesin dihidupkan, lampu akan mati.

Dipstick Oli Mesin mobilistimewa Dipstick Oli Mesin mobil

"Lampu akan terus menyala jika tekanan oli tidak cukup. Jika lampu menyala saat dikendarai, segera menepi dan matikan mesin," kata Riecky saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Riecky menambahkan, periksa level oli dan tambahkan jika perlu. Jika mesin diteruskan bekerja dengan lampu indikator menyala, dapat mengakibatkan kerusakan mesin.

Baca juga: Ini Akibatnya jika Sembarangan Tambah Oli Mesin Kendaraan

"Jangan hanya memercayai lampu ini. Periksa jumlah oli secara berkala," ujar Riecky.

Memeriksa jumlah oli bisa dilakukan dengan melihatnya menggunakan tongkat pengukur oli atau dipstick. Sebaiknya, lakukan cara ini saat kondisi mesin masih dingin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X