Pemilik Skutik yang Pakai Pelat Nomor Thailand Bakal Didenda Rp 500.000

Kompas.com - 29/07/2020, 11:12 WIB
Pelat nomor Thailand pada skutik bergaya Thailook Instagram Thailook IndonesiaPelat nomor Thailand pada skutik bergaya Thailook

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu jenis modifikasi yang banyak diterapkan para pemilik sepeda motor matik atau skuter matik ( skutik) di Indonesia, yaitu Thailook. Gaya modifikasi ini mengikuti tren di Thailand.

Banyak yang memodifikasi tampilan skutiknya dengan gaya Thailook secara maksimal. Bahkan, hingga penggunaan pelat nomor pun juga diaplikasikan.

Baca juga: 7 Jenis Pelat Nomor yang Bakal Ditilang Polisi di Jalan

Belum lama ini, viral video pemilik motor yang ditilang karena menggunakan pelat nomor bergaya Thailand tersebut. Dalam video tersebut, motor yang digunakan adalah skutik Honda BeAT.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Kokk bisa nyasar si asw???? @kegobloganunfaedah . . Credit Taekwondo_fighteerr

A post shared by ???????????????????? ???????????????????? (@awreceh.id) on Jul 27, 2020 at 8:56pm PDT

Aturan penggunaan Tanda Nomor Kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor sudah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

" Pelat nomor kendaraan baik pada sepeda motor ataupun mobil itu ada spesifikasi teknisnya, tidak sembarangan. Di sana, bukan hanya tercantum nomor saja tapi ada ketentuan panjang hingga lebarnya," kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Nyoman Yogi, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mengenal Ragam Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia

Dalam UU LLAJ, dijelaskan juga bahwa TNKB harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.

Kendaraan yang tidak dipasangi atau dilengkapi TNKB yang ditetapkan oleh Polri dapat dikenakan sanksi dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Pelat nomor Thailand pada skutik bergaya ThailookInstagram Thailook Indonesia Pelat nomor Thailand pada skutik bergaya Thailook

Penggunaan pelat nomor Thailand tersebut sebenarnya sah-sah saja jika hanya digunakan dalam kontes modifikasi. Tapi, jika motor tersebut dikendarai di jalan raya maka sudah melanggar aturan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X