Kamis, Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Idul Adha

Kompas.com - 29/07/2020, 07:22 WIB
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang libur Idul Adha, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi volume kendaraan di sejumlah ruas jalan akan mengalami peningkatan lantaran adanya perggerakan mudik ke luar Jakarta.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan mengatakan, momen peningkatan kendaraan akan mulai terasa sejak Kamis (30/7/2020), terutama pada ruas jalan tol keluar Jakarta.

"Kamis bisa jadi puncaknya, titik kemacetan dan kepadatan kami prediksi terjadi di sejumlah ruas tol yang mengarah ke luar Jakarta. Kalau melihat dari kondisinya, kemacetan bisa saja terjadi sejak siang hari," ucap Rudi kepada Kompas.com, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Tak Ada Penyekatan Jalan, Polisi Siap Antisipasi Arus Mudik Idul Adha

Beberapa lokasi rawan macet di tol, menurut Rudi akan berada pada titik-titik di mana pengendara melakukan pembayaran atau melakukan transaksi, seperti Cikampek Utama, Palimanan, dan Kalikangkung.

Sejumlah kendaraan melaju di  tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.

 

Tiga pintu tersebut diprediksi akan padat menginggat area Jawa Tengah hingga mengarah ke Jawa Timur masih menjadi tujuan favorit mudik.

Sementara untuk Jawa Barat, selain Jagorawi untuk ke Bogor dan Puncak, kepadatan juga akan terjadi pada pintu Gerbang Tol Kalihurip yang menjadi pintu untuk melintasi ruas Cipularang guna menuju sejumlah kota di Jawa Barat lainnya, termasuk Bandung.

"Kebetulan Idul Adhanya di hari Jumat, jadi tiga hari itu akan libur panjang. Ada kecenderungan orang mudik karena saat Lebaran kemarin mereka kan terhalang, saat ini setelah PSBB-nya sudah transisi banyak yang berangkat (mudik)," ucap Rudi.

Baca juga: Polisi Sebut Tak Ada Larangan Mudik Idul Adha

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Bawen-Salatiga menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-5 siang hari terpantau padat merayap.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Bawen-Salatiga menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-5 siang hari terpantau padat merayap.

"Tentu ini bukan mudik saja, ada juga yang liburan dan melakukan aktivitas keagamaan seperti silaturahmi. Kemacetan di jalan arteri dan pusat-pusat wisata juga akan kami antisipasi, kami telah berkoordinasi dan kebetulan kali ini juga berlangsung saat Operasi Patuh juga," kata dia.

Sedangkan untuk arus balik sendiri, menurut Rudi akan terjadi pada Minggu (2/8/2020) sore. Kondisi ini lantaran banyak orang yang harus melakukan aktivitas kembali di hari Seninnya.

Langkah mitigasi pencegahan kepadatan juga sudah disiapkan. Menurut Rudi, Korlantas bersama dengan petugas lain sudah menyiapkan beberapa skenario untuk mengatasi bila timbul kemacetan.

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

"Contra flow kita siapkan terutama di depan rest area, ini akan kami analisa sesuai kondisi. Bila ternyata memang padat sekali, bukan tidak mungkin kami terapkan konsep one way," ucap Rudi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.