Pengemudi Kendaraan Halangi Ambulans Bisa Dipenjara, Ini Aturannya

Kompas.com - 27/07/2020, 15:48 WIB
Unggahan video yang dibagikan perawat Indah tentang seorang pengemudi motor yang disebut mengadang ambulans yang melintas. Facebook Indah PurnamasariUnggahan video yang dibagikan perawat Indah tentang seorang pengemudi motor yang disebut mengadang ambulans yang melintas.
Penulis Ari Purnomo
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan raya wajib hukumnya untuk mematuhi setiap peraturan yang ada.

Bagi yang melakukan pelanggaran jelas akan mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang sudah diberlakukan.

Termasuk perilaku berkendara saat ada mobil ambulans yang hendak melintas. Maka pengendara diwajibkan untuk memberikan prioritas sehingga kendaraan darurat tersebut bisa melaju dengan lancar.

Jangan sampai ada pengendara yang dengan sengaja justru menghalang-halangi laju ambulans, seperti kejadian yang viral beberapa waktu lalu.

Pasalnya, bagi pengendara yang sengaja menghalang-halangi laju kendaraan dengan sirine yang hendak melintas bisa diancam dengan kurungan penjara satu bulan atau denda sebesar Rp 250.000.

Baca juga: Kenali 7 Penyebab Pecah Ban, Salah Satunya Tak Dirawat

Pengemudi umum yang terlibat perselisihan dengan pengemudi LCGC karena tidak memberi jalanKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Pengemudi umum yang terlibat perselisihan dengan pengemudi LCGC karena tidak memberi jalan

Hal ini sesuai dengan peraturan yang ada yakni Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam Undang-Undang tersebut pada Pasal 134 huruf b disebutkan mengenai kriteria kendaraan yang harus mendapatkan prioritas.

Setidaknya ada tujuh kendaraan yang wajib diutamakan diantaranya yaitu kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.

Kedua, ambulans yang mengangkut orang sakit, selanjutnya kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Jika Indikator Engine Check Menyala, Artinya Mobil Mengalami Masalah

Di posisi yang keempat ada kendaraan pimpinan lembaga Negara, kelima kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu Negara.

Lalu kendaraan iring-iringan pengantar jenazah, serta yang terakhir yaitu konvoi atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan kepolisian.

Tangkapan layar video pemotor disebut menghadang laju mobil ambulans di Depok, Sabtu (11/7/2020).FACEBOOK Tangkapan layar video pemotor disebut menghadang laju mobil ambulans di Depok, Sabtu (11/7/2020).

Ada ketentuan sanksi bagi pengendara yang menghambat perjalanan ambulans membawa pasien dan kendaraan yang mempunyai prioritas lainnya.

Baca juga: Saat Kondisi Mobil Pecah Ban, Sopir Jangan Langsung Panik

Mengacu pada Pasal 287 ayat (4) undang-undang yang sama, bagi pengendara yang mengganggu kendaraan prioritas bersirine di jalan raya dikenakan ancaman kurungan maksimum 1 bulan atau denda maksimum Rp 250.000.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X