Jangan Sembarangan Mendahului Kendaraan, Ini Aturan dan Tekniknya

Kompas.com - 17/07/2020, 13:41 WIB
Lalu lintas padat di kawasan pusat perbelajaan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (13/6/2013). Untuk mengatasi kemacetan yang terus terjadi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. KOMPAS / LASTI KURNIALalu lintas padat di kawasan pusat perbelajaan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (13/6/2013). Untuk mengatasi kemacetan yang terus terjadi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.
Penulis Ari Purnomo
|

SEMARANG, KOMPAS.com - Mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya tidak terlepas dari keberadaan mobil dan sepeda motor lain. Dalam kondisi tertentu, pengendara akan mendahului atau pun didahului.

Tetapi, saat menyalip tersebut pengendara juga tidak bisa sembarangan dan harus tetap menjaga keamanan.

Sebab, jika pengendara mendahului kendaraan tanpa menjaga keamanan bukan tidak mungkin perilaku tersebut bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Perihal mendahului kendaraan di jalan raya ini juga sudah diatur dalam Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga: Bebek dengan Karburator Ternyata Lebih Diminati Pembeli Motor Bekas

Dalam pasal 109 dijelaskan pengemudi kendaraan bermotor yang akan melewati Kendaraan lain harus menggunakan lajur atau jalur jalan sebelah kanan dari kendaraan yang akan dilewati, mempunyai jarak pandang yang bebas, dan tersedia ruang yang cukup.

Selain itu dalam pasal lain yakni 112 di UU yang sama disebutkan bahwa pengemudi kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.

Fenome menyalip dari kiri di ruas Panturan saat Komprasi Jalur Trans Jawa Fenome menyalip dari kiri di ruas Panturan saat Komprasi Jalur Trans Jawa

“(2) Pengemudi kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang kendaraan serta memberikan isyara,”

Sedangkan dalam pasal 117 diterangkan pengemudi yang akan memperlambat kendaraannya harus mengamati situasi Lalu Lintas di samping dan di belakang Kendaraan dengan cara yang tidak membahayakan Kendaraan lain.

Dengan aturan tersebut maka perilaku mendahului kendaraan juga harus berhati-hati dan tidak asal menambah kecepatan kendaraan saja.

Baca juga: Tips Jika Ingin Beli Mobil Bekas di Balai Lelang

Oke Desiyanto, Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak mendahului kendaraan lainnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X