Ini Dampak Buruk Air Hujan buat Mobil

Kompas.com - 23/05/2020, 16:01 WIB
Pengendara mobil melintasi genangan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (2/2) pagi menyebabkan beberapa ruas jalan di ibu kota tergenang banjir dengan ketinggian 10-50 centimeter. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APengendara mobil melintasi genangan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (2/2) pagi menyebabkan beberapa ruas jalan di ibu kota tergenang banjir dengan ketinggian 10-50 centimeter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pemilik mobil, sangat disarankan melakukan perawatan pada bodi mobil. Cara yang paling sederhana adalah dengan rajin mencuci kendaran, untuk menjaga kilau pada bodi mobil, terutama setelah diguyur hujan lebat.

Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi, juga mengatakan hal serupa. Menurutnya cara paling mudah untuk menjaga tampilan kendaraan adalah dengan rutin mencuci mobil.

“Sebenarnya mudah, jangan malas cuci mobil. Meski nanti tiap hari hujan lebat, minimal dalam satu minggu mobil yang digunakan harus dicuci. Hal ini penting untuk menjaga warna bodi,” ujar Anjar kepada Kompas.com.

Baca juga: Bosan Dirumah? Yuk Lakukan Aktivitas Seru Ini saat Pandemi

Anjar menambahkan, bodi mobil yang kerap terguyur hujan berpotensi membuat warnanya menjadi kusam. Hal ini lantaran air hujan memiliki kandungan zat asam yang buruk bila didiamkan terlalu lama pada bodi.

Ilustrasi bercak air pada bodi mobilGridOto.com Ilustrasi bercak air pada bodi mobil

Apalagi jika air hujan tersebut mengering dengan sendirinya di bodi mobil. Kondisi tersebut akan membuat bodi rawan dengan bercak dan potensi timbulnya jamur makin besar.

Bila sudah demikian, akan sulit untuk menghilangkannya. Pemilik mobil perlu melakukan perawatan khusus di salon mobil yang secara dana jumlahnya tidak murah dibandingkan dengan melakukan perawatan sendiri.

Baca juga: Akui Saja, Ini Insiden yang Menghantui Pengemudi Pemula

“Minimal bila pagi atau siang hari diguyur hujan, sampai rumah mobil harus dibilas dengan air bersih. Tapi jangan langsung, biarkan sebentar agar mobil dingin, setelah itu dikeringkan saja,” kata Anjar.

Tidak hanya bodi, Anjar menganjurkan pemilik mobil sebaiknya juga mencari tempat cuci mobil yang memiliki fasilitas hidrolik. Dengan begitu, saat mobil di cuci, sektor kaki-kaki dan kolong mobil juga bisa sekaligus dibersihkan.

“Hal ini juga penting, karena umumnya ketika mobil melewati genangan air, akan banyak pasir dan debu yang ikut masuk ke area roda dan kolong mobil. Dikhawatirkan bila menumpuk akan menyebabkan masalah ke depannya, seperti merusak sil shockbreaker atau masuk ke sela-sela kampas rem,” katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X