Mitos atau Fakta, Motor Kerap Dipakai Sebentar, Usia Oli Lebih Pendek?

Kompas.com - 23/05/2020, 07:42 WIB
Ganti oli motor ShutterstockGanti oli motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB), sepeda motor jadi jarang terpakai. Sekalinya digunakan, biasanya hanya dipanaskan sebentar untuk dipakai ke mini market atau pasar, lalu kembali ke rumah.

Sebagian orang berpendapat bahwa kebiasaan tersebut dapat membuat usia oli mesin berkurang lebih cepat. Sebab, oli menjadi lebih cepat kotor karena tidak mencapai suhu optimal dan sisa pembakaran terkumpul di oli.

Baca juga: Ada Efek Samping jika Kelebihan atau Kekurangan Oli pada Motor

Rialdy Fasha, Training and Technical Engineer Motul Indonesia, mengatakan, sebenarnya tidak ada masalah jika motor digunakan walau hanya sebentar. Sebab, oli masih bekerja dengan baik.

Ganti Oli MotorFoto: Rideapart Ganti Oli Motor

"Asalkan, aktivitas tersebut rutin dilakukan atau minimal dua hari sekali kendaraan dijalankan atau dipanaskan," ujar Rialdy, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Rialdy menambahkan, selama kendaraan rutin dipanaskan, oli bisa tahan lama samlai waktunya service berikutnya atau 6 bulan, sesuai buku pedoman pemilik kendaraan.

Baca juga: Hukum Girboks Skutik Pakai Oli Mesin

"Selama oli tidak ada perubahan unsur atau pengendapan, oli masih dalam kondisi baik. Mesin sudah cukup panas saat motor dipakai 10 menit hingga 15 menit. Ketika mesin sudah cukup panas, oli masih bekerja dengan baik," kata Rialdy.

Rialdy menjelaskan, yang menyebabkan kerusakan pada oli disebabkan karena teroksidasi. Kondisi tersebut biasanya salah satunya disebabkan pada mesin kendaraan yang tidak pernah atau jarang dipanaskan. Mungkin ketika satu bulan atau dua bulan lebih mesin tidak dipanaskan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X