Ada Efek Samping jika Kelebihan atau Kekurangan Oli pada Motor

Kompas.com - 22/05/2020, 11:02 WIB
Oli motor otoengine.comOli motor

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengganti oli pada motor harus dilakukan secara rutin agar performa mesin tetap maksimal ketika digunakan. Ketika mengganti oli, sebaiknya sesuaikan takarannya dengan standar pabrikan, jangan sampai lebih, apalagi kurang.

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, takaran yang lebih atau kurang ketika mengganti oli mesin bisa menimbulkan efek samping pada mesin.

“Akibat dari oli mesin yang berlebihan yaitu tarikannya menjadi berat. Selain itu, oil seal bisa rusak dan bocor, menyebabkan oli masuk ke ruang bakar sehingga knalpot jadi ngebul,” kata Endro kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pengguna Motor Harus Lakukan Ini Apabila New Normal Diterapkan

Cek oli motorOtomotifzone.com Cek oli motor

Penyebab dari bocornya oil seal yaitu tekanan dari oli yang berlebihan di ruang mesin. Ruang mesin menjadi sempit karena terlalu penuh oleh oli. Sedangkan, jika takaran oli kurang dari standarnya, sirkulasi di ruang mesin jadi tidak maksimal.

“Selain itu, oli yang kurang menyebabkan pelumasan ke komponen mesin menjadi tidak maksimal, sehingga bisa cepat panas dan aus,” ucap Endro.

Baca juga: Viral Video Balapan Liar Pagi Hari di Jam Kerja Sampai Tutup Jalanan

Mengecek berapa jumlah oli pada mesin motor sebenarnya mudah untuk dilakukan. Bisa membuka tutup oli yang ada pada sisi kanan motor. Pada tutup tersebut ada takaran apakah oli kurang atau lebih. Jika kurang bisa ditambah sedikit agar kapasitasnya pas.

“Kalau lebih sebenarnya bisa saja disedot dari atas, atau dikuras baru dimasukkan lagi sesuai dengan takarannya. Kalau begitu, lebih baik sekalian ganti oli saja,” katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X