Pengguna Motor Harus Lakukan Ini Apabila New Normal Diterapkan

Kompas.com - 21/05/2020, 12:41 WIB
Sejumlah warga menjajakan dagangannya berupa masker dan sarung tangan di pinggir jalan sebelum pemeriksaan petugas di Check Point saat PSBB Jabar diberlakukan, Rabu (6/5/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADISejumlah warga menjajakan dagangannya berupa masker dan sarung tangan di pinggir jalan sebelum pemeriksaan petugas di Check Point saat PSBB Jabar diberlakukan, Rabu (6/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan memasuki fase baru dalam pandemi Covid-19 atau virus corona, yakni " New Normal". Di fase ini, pola hidup baru dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian dianjurkan untuk ditingkatkan.

Sebenarnya, fase ini mirip dengan gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) yang digalakkan Kementerian Kesehatan sejak awal 2016 lalu. Tapi, pola hidup ini juga disesuaikan dengan kondisi sekarang.

Baca juga: Bagaimana Aturan Berkendara Saat Penerapan New Normal Dimulai?

Khusus untuk pemotor, yang lebih rentan terpapar bakteri dan kuman dari jalanan, sangat dianjurkan untuk meningkatkan pola hidup bersih.

Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan dari perlengkapan berkendara, seperti helm, jaket, sarung tangan, dan masker. Dianjurkan untuk sering membersihkan perlengkapan berkendara tersebut.

1. Masker

Seorang pengendara motor memakai masker saat hari pertama penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di kawasan Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020). Pemkot Denpasar menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dengan tahap awal dilaksanakan pada 15-30 Mei 2020 sebagai upaya untuk mempercepat penanganan COVID-19.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Seorang pengendara motor memakai masker saat hari pertama penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di kawasan Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020). Pemkot Denpasar menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dengan tahap awal dilaksanakan pada 15-30 Mei 2020 sebagai upaya untuk mempercepat penanganan COVID-19.

dr. Arina Hidayati, yang bertugas di Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Surakarta, mengatakan, pengendara motor sebaiknya memiliki masker lebih dari satu. Tujuannya agar bisa dipakai bergantian saat yang satu sedang dicuci atau dibersihkan.

"Menurut anjuran pemerintah, masker perlu diganti setiap 4 jam. Tapi, kalau tidak bertemu dengan banyak orang bisa dipakai untuk seharian," ujar Arina, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Arina menambahkan, mencuci masker cukup mudah untuk dilakukan. Cukup direndam di dalam air yang sudah diberi sabun deterjen.

2. Helm

Blusnap Helmet, aksesoris helm full face anti pengap dan anti kabutKOMPAS.com/Dio Blusnap Helmet, aksesoris helm full face anti pengap dan anti kabut

Tugimin, Technical Support KYT Helmet, mengatakan, menjaga kebersihan helm saat musim wabah virus dan cuaca yang tak menentu sangat perlu dilakukan. Apalagi, bagi para pengguna roda dua yang diwajibkan memakai helm.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X