Mudik Dilarang, Kendaraan yang Keluar Jakarta via Tol Mulai Menurun

Kompas.com - 26/04/2020, 03:05 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mencatat adanya penurunan lalu lintas kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta melalui beberapa Gerbang Tol.

Penurunan tersebut terkait adanya pelaksanaan pengendalian transportasi di jalan tol yang melarang mobil pribadi dan angkutan umum keluar dari Jakarta selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.

Dwimawan Heru, Corporate Communicationa & Community Development Group Head Jasa Marga, mengatakan penurunan volume kendaraan sudah terasa pada hari pertama pemberlakukan larangan mudik, Jumat (24/4/2020).

Baca juga: Ini Kriteria Kendaraan Pemudik yang Dipaksa Putar Balik

"Di antaranya terlihat di sejumlah Gerbang Tol di Jalan Tol Jasa Marga Group, yaitu Cikampek Utama 1 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, Cikupa Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak, Ciawi Jalan Tol Jagorawi," tulis Heru dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2020).

Untuk rincian penurunannya sendiri sebagai berikut ;

Pintu masuk Tol Layang Jakarta - Cikampek diberi barikade setelah penutupan sementara,  Jumat (24/4/2020). Penutupan tol layang ini terkait pemberlakuan larangan mudik mulai mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pintu masuk Tol Layang Jakarta - Cikampek diberi barikade setelah penutupan sementara, Jumat (24/4/2020). Penutupan tol layang ini terkait pemberlakuan larangan mudik mulai mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- GT Cikampek Utama 1 Jalan Tol Jakarta-Cikampek: 11.355 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur (Jalan Tol Trans Jawa), turun -59 persen dari hari sebelumnya.

- GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang: 9.977 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur (Bandung/Cileunyi), turun -40 persen dari hari sebelumnya.

Baca juga: Larangan Mudik Bikin Bus AKAP Terancam Enggak Bisa Pulang

- GT Cikupa Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak: 20.333 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Barat, turun -37 persen dari hari sebelumnya.

- GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi: 12.134 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan, turun -36 persen dari hari sebelumnya.

Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.

Jasa Marga tetap mengimbau masyarakat untuk menaati regulasi yang ditetapkan pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran corona (Covid-19).

"Untuk mengetahui informasi terkini terkait jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga, pengguna jalan tol dapat mengakses Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080," kata Heru.

Baca juga: Tikungan ke-13 Sirkuit Jerez, Saksi Bisu Overtake Bersejarah di MotoGP

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pil Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, sudah menindak sebanyak 1.181 kendaraan yang mencoba untuk meninggalkan Jakarta baik dari Tol Jakarta-Merak, dan Jakarta-Cikampek.

Tol Layang Jakarta - Cikampek di ruas Km 31 Cikarang, Kabupaten Bekasi, tampak kosong setelah diberlakukan penutupan,  Jumat (24/4/2020). Penutupan tol layang ini terkait pemberlakuan larangan mudik mulai mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Tol Layang Jakarta - Cikampek di ruas Km 31 Cikarang, Kabupaten Bekasi, tampak kosong setelah diberlakukan penutupan, Jumat (24/4/2020). Penutupan tol layang ini terkait pemberlakuan larangan mudik mulai mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Sejak pukul 00.00 hingga 05.00 WIB tercatat ada 1.181 kendaraan yang diputarbalikkan di dua lokasi penyekatan, yaitu 498 kendaraan di (Pintu Tol) Bitung dan 683 kendaraan di (Pintu Tol) Cikarang," ucap Sambodo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X