Kompas.com - 14/04/2020, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - MotoGP Mandalika, Lombok, NTB, akan digelar pada 2021. Pada tahap awal, Indonesia mendapat kontrak untuk menggelar balapan sebanyak lima musim mulai dari 2021.

Namun, kini Indonesia disebut mendapat tambahan kontrak lima tahun menjadi 10 tahun. Artinya, Indonesia akan jadi tuan rumah balapan roda dua paling prestisius itu dari 2021-2030.

Chief Strategic Communication Officer MGPA, Happy K Harinto, mengatakan, Dorna Sport sudah menyetujui rencana tersebut. Saat ini pihaknya sedang menyiapkan perjanjian hitam di atas putih.

Baca juga: Pembangunan Sirkuit MotoGP di Mandalika Ngebut, Sudah 30 Persen

"Prinsipnya Dorna sudah setuju, saat ini sedang disiapkan agreement legal-nya seperti apa. Karena situasi pandemi covid-19 seluruh dunia saat ini tidak memungkinkan, karena kecepatan kerja saat normal dan kondisi seperti ini pasti berbeda. Itu (legal) tinggal tunggu waktu saja," kata Happy kepada Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta saat menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, Senin (28/10/2019)KOMPAS.COM/IDHAM KHALID CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta saat menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, Senin (28/10/2019)

Happy mengatakan, ide Indonesia memperpanjang kontrak selama 10 tahun datang dari pihak MGPA, yang kemudian ternyata disambut baik oleh Dorna.

"Awalnya dari kami, dan sudah kami bicarakan beberapa saat lalu, tapi saya tidak bisa sebutkan kapannya. Tapi, baru beberapa saat lalu ini intensitasnya kita tinggikan," katanya.

Happy mengatakan, hal ini merupakan kabar baik bagi Indonesia. Sebab, membuktikan bahwa Indonesia dipercaya oleh komunitas dunia termasuk Dorna dan dianggap mampu menggelar balapan kelas dunia.

Baca juga: Pembangunan Sirkuit MotoGP di Mandalika Ternyata Ribet!

Suasana penonton di sirkuit Mugello, Italia, saat menonton MotoGP. (Photo by Vincenzo PINTO / AFP)VINCENZO PINTO Suasana penonton di sirkuit Mugello, Italia, saat menonton MotoGP. (Photo by Vincenzo PINTO / AFP)

"Ini patut kita syukuri. Bahwa begitu percayanya Dorna, karena hubungan kita sangat baik, mereka percaya dengan Indonesia dan kita dianggap sanggup dan mampu melakukannya," katanya.

Happy mengatakan, alasan pihaknya berencana memperpanjang kontrak karena hal ini akan menimbulkan efek yang baik bagi Indonesia, mulai dari perkembangan industri pariwisata hingga country branding.

"Pertama, agar industri pariwisata bisa berkembang di mata dunia; kedua, country branding, baik itu dari negaranya sendiri maupun industri yang dimiliki negara dan swasta; ketiga, multiplayer effect yang dihasilkan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.