Ada Virus Corona, Penjualan Mobil Murah Bekas Justru Jadi Laris

Kompas.com - 20/03/2020, 09:02 WIB
Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari. Ari PurnomoSeorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Meluasnya penyebaran virus corona atau covid-19 tidak membuat pasar mobil murah sepi peminat. Sebaliknya, penjualan mobil murah ramah lingkungan atau LCGC justru mengalami peningkatan.

Selain di wilayah DKI Jakarta, kondisi ini juga terjadi di Kota Solo, Jawa Tengah. Salah satu pemilik showroom mobil, Trisno Motor, Ari Trisno mengatakan, meluasnya penyebaran virus corona tidak serta merta membuat penjualan mobil anjlok.

“( Virus corona) tidak begitu berdampak, masih bagus malah ada peningkatan untuk penjualannya dibandingkan dengan bulan yang lalu,” kata Ari kepada Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Virus Corona Masuk Indonesia, Ini Kondisi Harga Mobil Murah Bekas Maret 2020

Meski tidak merinci berapa angka penjualannya, tetapi menurutnya, justru ada peningkatan sekitar 30 persen. Lonjakan ini banyak terjadi pada mobil murah atau LCGC.

Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta SelatanKompas.com/Dio Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

“Yang masih ramai itu mobil murah dengan harga kisaran Rp 100 juta atau yang di bawah itu tetap masih ramai,” ucapnya.

Menurutnya, peningkatan ini salah satunya justru disebabkan karena adanya virus tersebut. Kondisi ini membuat banyak masyarakat yang kemudian memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan transportasi umum.

“Ya mungkin juga disebabkan karena mereka memilih menggunakan kendaraan pribadi, sehingga membeli mobil,” ujarnya.

Beberapa model LCGC yang paling banyak diminati, seperti Sigra dan Calya. Keduanya masih sangat ramai diburu pembeli.

Baca juga: Model Baru Siap Meluncur, Intip Harga Mobil Bekas Agya-Ayla

“Ya mobil murah dengan tujuh seat masih banyak dibeli seperti Sigra, Calya itu ramai,” ucapnya.

Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekasKompas.com/Dio Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekas

Hal yang sama diungkapkan oleh pemilik showroom XL AHM Autocars Solo, Hadi Cahyono. Menurutnya, untuk pasaran mobil di bawah Rp 100 juta sampai saat ini memang paling banyak dibeli.

“Seperti Brio, Agya, Ayla, Mirage,March itu masih rama harga kisarannya Rp 80 juta sampai Rp 90 juta. Kalau untuk untuk tujuh seat ada Sigra dan Calya juga masih termasuk yang cepat laku,” katanya.

Baca juga: Virus Corona Masuk Indonesia, Harga Mobil Murah Masih Stabil

Sedangkan untuk Avanza, Xenia, menurutnya masih kurang ramai jika dibandingkan dengan mobil murah yang harganya kisaran Rp 100 jutaan.

“Kalau yang Avanza harganya masih tinggi, sebulan paling laku satu unit saja. Yang masih ramai tetap yang di bawah Rp 100 juta,” ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X