Jika MotoGP Batal karena Virus Corona, Pebalap Gagal Gajian

Kompas.com - 16/03/2020, 09:42 WIB
Livio Suppo dan Marc Marquez. Motorsport.comLivio Suppo dan Marc Marquez.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah ada satu kali pembatalan balapan MotoGP akibat virus Corona, sementara beberapa seri lainnya diundur. Pembatalan penyelenggaraan MotoGP tentunya akan berdampak pada sektor finansial.

Dikutip dari GPOne.com, Fausto Gresini, mantap pebalap senior, mengatakan, tim balap layaknya sebuah perusahaan. Jika tidak ada balapan, maka berarti tidak ada yang bekerja.

Baca juga: Jadwal MotoGP Berubah Lagi, Jerez Jadi Seri Pertama

Livio Suppo, prinsipal tim Honda, juga menyebutkan, mengenai masalah dan situasi yang sekarang terjadi di dalam MotoGP akibat wabah virus Corona belakangan ini.

Marc Marquez saat berada di paddock tim Repsol Honda pada sesi kualifikasi MotoGP Italia 2018, Sabtu (2/6/2018).
twitter.com/MotoGP Marc Marquez saat berada di paddock tim Repsol Honda pada sesi kualifikasi MotoGP Italia 2018, Sabtu (2/6/2018).

" Kontrak untuk para sponsor dan pebalap mengandung berbagai klausa yang berhubungan dengan keadaan darurat atau force majeure," ujar Suppo.

Suppo menambahkan, jika kejuaraan balap dibatalkan, para sponsor tidak diwajibkan untuk membayar. Dengan kata lain, pebalap pun juga tidak akan menerima bayaran.

Baca juga: Portugal Punya Kesempatan Jadi Tuan Rumah MotoGP 2020

"Gaji pebalap terbagi menjadi dua bagian. Pertama, berhubungan dengan performa, dan kedua, berhubungan dengan tampilan. Jika pebalap tidak balapan, maka tidak akan mendapat bayaran, tergantung dari kesepakatan, seperti misalnya ketika pebalap cedera," kata Suppo.

Suppo memberi contoh, pebalap yang tetap mendapat gaji penuh meskipun absen selama tiga seri, yakni Casey Stoner di tahun 2009. Semua tergantung dari tawar menawar yang dilakukan pebalap dan manajernya saat akan menandatangani kontrak.



Sumber gpone
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X