Begini Persiapan Mobil Lawas Sebelum Dibawa Mudik Lebaran

Kompas.com - 13/03/2020, 13:12 WIB
PPMKI rayakan hari jadi ke-39 di Bali dok PPMKIPPMKI rayakan hari jadi ke-39 di Bali
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Tersambungnya Tol Trans Jawa dan Tol Trans di pulau lainnya, menarik minat orang untuk berpergian menggunakan mobil pribadi. Tak terkecuali para penikmat mobil lawas atau klasik di Indonesia.

Apalagi satu bulan ke depan sudah masuk bulan puasa, dan artinya musim libur Lebaran tinggal sebentar lagi. Para pengguna mobil lawas pasti punya keinginan untuk membawa kendaraannya ke kampung halaman.

Dengan usia yang sudah tidak lagi muda, mobil lawas butuh persiapan khusus sebelum melakukan perjalanan jauh.

Baca juga: Belum Satu Bulan, Penjualan SUV Murah Suzuki XL7 Tembus Target

Salah satu mobil retro yang meramaikan pameran mobil Classic FOr The Young Generation yang diadakan Perhimpinan Penggemar Mobil Kuno Indonesia di Tangerang, Sabtu (31/3/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu mobil retro yang meramaikan pameran mobil Classic FOr The Young Generation yang diadakan Perhimpinan Penggemar Mobil Kuno Indonesia di Tangerang, Sabtu (31/3/2018).

Iman Kusumo, pemilik bengkel Gearhead Monkey Garage (GMG) di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, mengatakan, mobil lawas sangat mungkin dipakai untuk berkendara jarak jauh.

“Tapi sebelum jalan harus dicek dulu, air radiator ada enggak, cek oli sudah waktunya ganti belum. Selain itu cek AC untuk kenyamanan, dan mesin juga harus dipanaskan,” ujarnya kepada Kompas.com (12/3/2020).

Menurut Iman, masalah utama mobil lawas biasanya overheat saat di perjalanan. Untuk itu pemilik harus menyediakan pendinginan tambahan, untuk mengantisipasi masalah tersebut.

Baca juga: Pesona Yamaha RX 125 Twin yang Layak Dikoleksi

Deretan mobil retro yang meramaikan pameran Classic for The Young Generation yang diadakan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) di Maxxbox Lippo Village, Tangerang, Sabtu (31/3/2018). Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan mobil retro yang meramaikan pameran Classic for The Young Generation yang diadakan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) di Maxxbox Lippo Village, Tangerang, Sabtu (31/3/2018).

“Karena fan yang asli biasanya mengikuti putaran mesin. Jadi sebaiknya dipasang electric fan atau extra fan agar radiator tetap terjaga dan tidak overheat,” kata Iman.

Sementara itu, Ketua Harian 1 Volkwagen Indonesia Association (VIA) Didit Soedarto, mengatakan, penting bagi pemilik mobil lawas untuk memeriksa kelistrikan sebelum berangkat.

Cara ini dilakukan untuk mengurangi risiko hubungan arus pendek yang bisa terjadi kapan saja.

“Kelistrikan jangan lupa dicek, karena ada banyak kasus kebakaran. Itu bersumber dari kabel-kabel di ruang mesin, kadang karena panas jadi meleleh,” ucap Didit.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X