Pengaturan Arus Lebaran 2020, Tol Layang Cikampek Jadi Sorotan

Kompas.com - 13/03/2020, 11:02 WIB
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia mulai melakukan persiapan untuk menyambut arus mudik dan balik lebaran tahun ini melalui Operasi Ketupat 2020.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, menyatakan, hal tersebut patut jadi perhatian karena pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi berpotensi meningkat, seiring dengan perkembangan infrastruktur.

"Untuk wilayah Jabar, arus mudik akan terbebani di Tol Elevated Kilometer (Km) 48, kemudian agar dipersiapkan untuk antisipasi di bottle neck pada KM 47, semua kendala seperti kehabisan bensin dan penerangan harus dipersiapkan langkah-langkahnya," ujar dia melansir ntmcpolri, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Jalankan Truk ODOL, Pengusaha Terancam Hukuman Pidana

Brigjen Pol Istiono gantikan Refdi sebagai Kakorlantas Polri Brigjen Pol Istiono gantikan Refdi sebagai Kakorlantas Polri

Bila lalu lintas terlalu padat, skenario sementara yang akan diambil oleh pihak Korlantas Polri adalah menerapkan sistem one way di KM 70-414 Kalikangkung secara situasional.

Sementara untuk arus balik, yang jadi perhatian adalah KM 66 karena adanya pertemuan arus dari arah Bandung dan Jawa Tengah. Untuk itu, ia berharap jajarannya melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini harus dikoordinasikan, diatur skenarionya bagaimana supaya tidak terjadi penumpukkan," kata Istiono.

Dirinya juga memberi perhatian lebih terhadap arus mudik dan arus balik Jalur Sumatra dan Bali. Bahkan, ruas tersebut harus diskenariokan lebih awal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.