Nuansa Balap 70-an pada Yamaha RX 125 Twin

Kompas.com - 13/03/2020, 09:42 WIB
Yamaha RX 125 Twin Kompas.com/DonnyYamaha RX 125 Twin

JAKARTA, KOMPAS.com - Populasi Yamaha RX 125 Twin tidak banyak di Indonesia. Motor 2-tak ini dipasarkan pada 1975 hingga 1979. Sekarang ini, cukup sulit ditemui yang kondisinya masih prima.

Untuk itu, restorasi menjadi solusi yang dilakukan para pecinta motor tua. Salah satu yang sudah direstorasi adalah RX 125 Twin milik Mulyanto.

Baca juga: Yamaha RX 125 Twin, Pesona 2-Silinder yang Tak Lekang Zaman

Motor miliknya tersebut direstorasi untuk dijual kembali di Instagram miliknya @motor_tua_jakarta. Namun, RX 125 Twin lansiran 1975 miliknya tidak direstorasi seperti awal motor ini dipasarkan di Indonesia.

Yamaha RX 125 TwinKompas.com/Donny Yamaha RX 125 Twin

"Konsepnya mengikuti livery speed block dengan warna dasar biru. RX 125 Twin yang dipasarkan di Amerika seperti ini. Kalau di Indonesia, kan pakai warna merah," ujar Mulyanto, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Mulyanto menambahkan,Speed Block adalah desain ikonik dari Yamaha yang ciri-cirinya ada blok-blok hitam di atas dasar putih yang asalnya diambil dari garis start.

Yamaha RX 125 TwinKompas.com/Donny Yamaha RX 125 Twin

Desain awalnya menggunakan latar belakang kuning. Desain ini juga diterapkan pada motor balap Yamaha, baik di ajang balap GP500 atau flat track.

Baca juga: Restorasi RX-King Standar Jadi Special Edition Hanya Rp 10 Jutaan

RX 125 Twin terkenal juga dengan performanya yang luar biasa. Mulyanto pun juga menyentuh area mesin untuk direstorasi. Meskipun dibiarkan standar, tapi tetap diservis dan dipoles agar tampilannya enak dilihat.

Yamaha RX 125 TwinKompas.com/Donny Yamaha RX 125 Twin

Namun, kaki-kakinya tidak direstorasi seperti aslinya. Mulyanto lebih memilih menggunakan pelek palang tiga agar kesan balap yang sudah ditampilkan pada livery Speed Block semakin kuat.

Yamaha RX 125 TwinKompas.com/Donny Yamaha RX 125 Twin

Untuk restorasi RX 125 Twin, Mulyanto mengatakan, suku cadangnya masih tidak begitu sulit untuk dicari. Sebab, beberapa suku cadang masih sama seperti seri RX lainnya.

Yamaha RX 125 TwinKompas.com/Donny Yamaha RX 125 Twin

"Beberapa suku cadang ada yang sama seperti RX 100. Tapi ada yang susah dicari, yaitu jok orisinilnya. Kalau yang saya pakai, ini bikin sendiri dari RX-King," kata Mulyanto, yang menghabiskan waktu 2 minggu untuk merestorasi motornya.

Yamaha RX 125 TwinKompas.com/Donny Yamaha RX 125 Twin

Sisanya, sebagian besar masih orisinil, seperti lampu sein, knalpot, karburator, bahkan speedometer pun masih asli. Speedometer dan takometer juga bukan sekadar pajangan atau pelengkap saja, tapi masih berfungsi dengan baik.

@motor_tua_jakarta: Jl. H. Batong Raya No.mor 3, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430, 0852-2852-5828.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X