Penjualan Daihatsu Xenia Masih Rendah Hingga Februari 2020

Kompas.com - 13/03/2020, 08:02 WIB
Daihatsu Xenia di GIIAS 2019 Daihatsu Xenia di GIIAS 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencapaian penjualan Daihatsu Xenia masih belum membahagiakan sepanjang 2020 berjalan. Dibandingkan periode sama tahun lalu, malah terjadi penurunan performa penjualan hingga 33 persen.

Berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com, selama Januari-Februari 2020 Xenia berhasil membukukan penjualan retail sales 3.404 unit dengan kontribusi 12,1 persen pada total volume retail Daihatsu Indonesia sebesar 28.240 unit.

Capaian tersebut jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama, menurun 28,2 persen. Selama Januari-Februari 2019, retail sales Xenia mampu mencapai 4.745 unit dengan kontribusi 13,8 persen dari volume retail Daihatsu sebesar 31.419 unit.

Baca juga: Banyak Kendala, Penjualan Daihatsu di 2020 Terhambat

Daihatsu Xenia 1.500 cc Daihatsu Xenia 1.500 cc

Adapun dari sisi penjualan pabrik ke diler atau wholesales, produk kembaran Toyota Avanza ini mencapai 4.147 unit dengan kontribusi 13,8 persen dari volume wholesales Daihatsu, 29.951 unit.

Sedangkan pada periode sama tahun sebelumnya, wholesales Xenia adalah 6.244 unit dengan kontribusi 20,1 persen dari total wholesales Daihatsu sebesar 31.074 unit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karenanya, secara year to date (YTD) Xenia mengalami perlambatan pertumbuhan 33 persen dibanding tahun lalu (distribusi pabrik ke diler).

"Secara peringkat, Xenia itu masih ada di nomor tiga penjualan Daihatsu Indonesia. Namun memang volumenya turun karena adanya penurunan daya beli masyarakat," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Test drive Xenia 1.5L di Sibolga, Sumatera Utara Test drive Xenia 1.5L di Sibolga, Sumatera Utara

Adanya penurunan daya beli tersebut, lanjut Amel, maka kecenderungan pasar adalah membeli kendaraan yang jauh lebih terjangkau. Apalagi saat ini sudah banyak pilihannya di pasar.

"Ya, daya beli turun, mobil yang banyak dibeli yang lebih affordable," katanya.

Pada kesempatan terpisah, Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, tak menampik bahwa Xenia mengalami penurunan pamor.

"Pada debut perdananya, Xenia mampu mencapai 24 persen pangsa pasar Daihatsu, lalu terus naik jadi 56 persen dua tahun setelahnya. Tetapi memang ketika adanya Daihatsu Sigra, mulai disusul," katanya belum lama ini.

"Saat ini (2019), market share terbesar itu Sigra dengan 29 persen. Kemudian dilanjutkan Gran Max 21 persen, lalu Xenia 16 persen," ujar Hendrayadi lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.