Kompas.com - 29/02/2020, 14:02 WIB
Ilustrasi mengemudikan mobil di Jepang/ www.huffingtonpost.comIlustrasi mengemudikan mobil di Jepang/
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan perjalanan seorang diri menggunakan mobil, tidak hanya didominasi oleh kaum laki-laki saja. Sekarang ini banyak perempuan yang juga mengemudikan mobil sendirian.

Beragam aktivitas hingga tuntutan pekerjaan mendorong banyak perempuan memilih untuk menggunakan mobil ketika pergi ke suatu tempat.

Tentunya, apabila terjadi masalah di jalan seperti ban bocor atau pecah ban harus bisa melakukan perbaikan. Minimal menggantinya dengan ban cadangan, agar tetap bisa sampai di tempat tujuan.

Baca juga: Ini 5 Musuh Wanita saat Mengemudi Mobil

Berikut tips mengganti ban sendiri yang bisa dilakukan oleh seorang perempuan.

Cari tempat aman

Ilustrasi mengencangkan baut saat mengganti ban.afroautos.com Ilustrasi mengencangkan baut saat mengganti ban.

Saat mengalami ban kempis, sebaiknya memilih tempat yang lebih aman untuk melakukan penggantian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, usahakan jalan yang digunakan untuk mengganti ban adalah tempat yang datar dengan tekstur keras seperti jalan beraspal.

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, yang pertama harus dilakukan oleh seorang perempuan saat mengalami ban kempis adalah mencari tempat yang aman.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Ban Mobil Perlu Dirotasi

“Cari tempat yang aman, datar dan keras seperti jalan yang beraspal atau yang lainnya,” kata Didi kepada Kompas.com, Sabtu (29/2/2020).

Kunci pintu

Ilustrasi pencurian mobil.SHUTTERSTOCK Ilustrasi pencurian mobil.

Sebelum melakukan penggantian karet roda sebaiknya dipastikan dulu keamanan mobilnya. Salah satunya dengan mengunci seluruh pintu mobil.

Hal ini untuk memastikan agar tidak ada kejahatan yang terjadi selama pengemudi sibuk melakukan penggantian ban. Tidak bisa dipungkiri kejadian kejahatan bisa saja terjadi saat pemilik tengah mengganti roda.

“Kunci pintu saat melakukan penggantian ban, karena dikhawatirkan ada orang yang mengambil barang-barang di dalam mobil,” ucap Didi.

Baca juga: Mengenal Jenis Kembangan Ban Mobil

Aktifkan parking brake

Penyebab utama tali rem tangan putusStanly/Otomania Penyebab utama tali rem tangan putus

Agar mobil tidak bergerak saat ban diganti, pastikan parking brake atau hand rem diaktifkan. Pasalnya, jika lupa mengaktifkan rem tangan akibatnya bisa fatal.

Hal ini karena mobil bisa saja bergerak sendiri tanpa disadari oleh pengemudi. Sehingga, bisa saja kejadian ini justru akan menyebabkan kecelakaan.

“Selain mengaktifkan rem tangan bisa juga dengan mengganjal ban saat akan mengganti ban,” ujarnya.

Tidak menggunakan sepatu hak tinggi

Ilustrasi sepatu hak tinggiSHUTTERSTOCK Ilustrasi sepatu hak tinggi

Biasanya seorang perempuan menggunakan beragam aksesori saat mengendarai mobil. Salah satunya adalah dengan menggunakan sepatu dengan hak tinggi.

Saat mengalami ban kempis dan akan melakukan penggantian ban, Didi menyarankan agar pengemudi terlebih dahulu mengganti sepatu yang dikenakannya. Sehingga saat melakukan penggantian roda bisa lebih nyaman.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ban Mobil Harus Istirahat saat Perjalanan Jauh?

Kendurkan mur roda

Ilustrasi mengganti baut roda pada mobil.tirechangers.ca Ilustrasi mengganti baut roda pada mobil.

Sebelum mendongkrak mobil, Didi mengatakan, sebaiknya mur roda yang kempis dikendurkan terlebih dahulu. Hal ini untuk memudahkan saat mencopot ban nantinya.

Jika mur belum dikendurkan tetapi mobil sudah didongkrak bisa menyulitkan saat mengendurkannya.

Hal ini karena saat mur dikendurkan ban bisa saja ikut berputar meski rem tangan sudah diaktifkan.

“Yang perlu diperhatikan, sebelum (mobil) didongkrak pastikan mur sudah dikendurkan terlebih dahulu (tetapi jangan dilepas),” katanya.

Baca juga: Rotasi Ban Mobil Jangan Sembarangan, Ini Aturannya

Dongkrak mobil

Posisi tumpuan dongkrak pada Daihatsu Terios (ban depan kanan).Febri Ardani Posisi tumpuan dongkrak pada Daihatsu Terios (ban depan kanan).

Setelah semua tahapan dilalui barulah bisa dilakukan pendongkrakan mobil. Untuk cara mendongkrak, Didi mengatakan, bisa dilihat pada buku pendomannya.

Paling penting saat melakukan pendongkrakan pilihlah bagian yang sekiranya kuat untuk menopang dongkraknya. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti bagian yang didongkrak tidak kuat sehingga bisa patah atau terlepas dan membuat mobil terjadi meski sudah didongkrak.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Isi Tekanan Udara Ban Pakai Nitrogen Bikin Mobil Nyaman?

“Memang yang berat saat membuka mur roda ataupun mengangkat bannya, atau minta pertolongan org lain. Untuk mendongkrak bisa melihat tipe melalui buku panduannya,” kata Didi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X