Mobil Mesin Diesel Bekas Selain Isuzu Panther Tetap Dicari Pembeli

Kompas.com - 29/02/2020, 12:11 WIB
Isuzu Panther di pasar mobil bekas cukup banyak dicari. tribunnews.comIsuzu Panther di pasar mobil bekas cukup banyak dicari.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Popularitas mobil diesel bisa dibilang meningkat setelah kejadian banjir yang terjadi di DKI Jakarta dan sekitarnya pada awal 2020. Mobil bermesin diesel dianggap lebih tangguh, bandel, serta irit BBM, tak heran jika peminatnya terus ada.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, secara umum mobil bermesin diesel memiliki harga yang stabil dan perputaran di pasar tergolong cepat.

“Apalagi kalau diesel terus tipe transmisi manual, biasanya cepat laku, satu atau dua minggu paling lama. Sebetulnya dari sebelum banjir kemarin memang sudah dicari, karena sudah terkenal dari dulu,” ujarnya kepada Kompas.com (29/2/2020).

Baca juga: Mengerem Justru Jangan Dilakukan Saat Menghadapi Jalan Berlubang

Mitsubishi Kuda disebut-sebut tezgah disiapkan untuk terlahir kembali dalam wujud generasi terbaru.Dok.Otomotif Group Mitsubishi Kuda disebut-sebut tezgah disiapkan untuk terlahir kembali dalam wujud generasi terbaru.

Menurut Herjanto, Panther jadi salah satu primadona untuk mobil diesel bekas. Padahal ada banyak pilihan mobil peminum solar yang bisa jadi pilihan konsumen.

“Selain Panther yang banyak dicari orang Kijang diesel dan Mitsubishi Kuda diesel, tapi memang agak jarang unitnya. Biasanya banyak di daerah, karena mobil manual dan sudah agak tua, biasanya konsumen daerah lebih tertarik,” katanya.

Soal harga bekasnya, Kijang Diesel tipe LGX secara umum mirip-mirip dengan Panther yang dibanderol di kisaran Rp 80 jutaan hingga Rp 100 jutaan untuk tahun 2001.

Baca juga: Daftar 5 Motor Lawas yang Punya Harga Selangit, Salah Satunya RX-King

Ilustrasi Kijang KapsulWikipedia Ilustrasi Kijang Kapsul

Sementara Mitsubishi Kuda diesel ternyata lebih murah dari kedua mobil tersebut, untuk lansiran 2001 sudah bisa didapatkan diangka Rp 60 jutaan sampai Rp 70 jutaan.

"Selama pakai mesin diesel, mobil tersebut lebih mudah dijual ketimbang yang model bermesin bensin. Contohnya Kijang kapsul yang bensin itu kan terkenal boros, orang jadi lebih pilih diesel," ucap Herjanto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X