Lorenzo Ingin Balapan Lagi

Kompas.com - 11/02/2020, 08:58 WIB
Jorge Lorenzo saat pertama kali kembali mengendarai Yamaha M1 di Sepang, Malaysia. Instagram @jorgelorenzo99Jorge Lorenzo saat pertama kali kembali mengendarai Yamaha M1 di Sepang, Malaysia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo memutuskan pensiun pada akhir musim lalu saat bersama Repsol Honda Team. Tapi, Lorenzo memutuskan untuk kembali ke sirkuit sebagai test rider dari Yamaha. Meskipun, tak menutup kemungkinan untuk balapan lagi.

Sejak awal, Yamaha sudah memutuskan untuk membuka kemungkinan terhadap Lorenzo turun sebagai wildcard di musim 2020 ini. Namun, semuanya dikembalikan lagi pada Lorenzo.

Baca juga: Lorenzo Belum Dipercaya Kebut Yamaha M1 2020

"Saya menghabiskan 18 tahun dalam hidup saya untuk menang, bersaing, bekerja sangat keras untuk meraih target. Sekarang sepertinya saya berada di tingkat kehidupan yang berbeda," ujar Lorenzo, dikutip dari Motorsport.com.

Jorge Lorenzo saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Jorge Lorenzo saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)

Meski demikian, Lorenzo mengaku sangat menikmati berkendara lagi di atas motor Yamaha saat sesi tes shakedown di Sepang, Malaysia, beberapa waktu lalu. Lorenzo mengaku mendapat kesenangan yang sudah lama tidak didapatnya.

"Mungkin terakhir kalinya saya merasa senang adalah ketika menang di tahun 2018. Sayangnya, dengan cedera dan hasil buruk, saya tidak merasakan hal yang sama lagi selama satu setengah tahun belakangan ini," kata Lorenzo.

Lorenzo mengungkapkan, jika saat balapan di seri terakhir MotoGP 2019 di Valencia, Spanyol, keinginannya untuk tidak balapan lagi mencapai 99 persen, sekarang sudah menjadi 98 persen. Keinginan Lorenzo untuk balapan kini bertambah satu persen sejak beberapa hari mengikuti sesi tes menggunakan Yamaha M1.

Baca juga: Lorenzo Bicara Motor Ducati, Honda, dan Yamaha, Mana yang Paling Enak?

Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing, mengatakan, sudah mendiskusikan mengenai kemungkinan wildcard. Namun, sifatnya hanyalah pilihan, baik bagi Lorenzo atau Yamaha.

"Jika dia merasa ingin melakukannya dan kami memiliki kapasitas untuk melakukannya, maka kami akan melakukannya. Tentunya, misi utama dari kontrak Jorge dengan kami adalah untuk mengembangkan motor," ujar Lin Jarvis.

Lin Jarvis menambahkan, Yamaha akan memilih seri mana yang lebih masuk akal untuk menurunkan wildcard dan melakukan tes setelahnya. Dibandingkan menentukan sembarang seri yang tidak memungkinkan untuk melakukannya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Motorsport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X