Lorenzo Bicara Motor Ducati, Honda, dan Yamaha, Mana yang Paling Enak?

Kompas.com - 09/02/2020, 10:38 WIB
Jorge Lorenzo saat pertama kali kembali mengendarai Yamaha M1 di Sepang, Malaysia. Instagram @jorgelorenzo99Jorge Lorenzo saat pertama kali kembali mengendarai Yamaha M1 di Sepang, Malaysia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam lima tahun terakhir ini, Jorge Lorenzo sudah mencicipi tiga motor pabrikan, sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun. Lorenzo pun membeberkan pendapatnya mengenai ketiga motor tersebut.

Sejak naik kelas ke MotoGP pada 2008, Lorenzo langsung masuk ke tim pabrikan Yamaha, mengandalkan YZR-M1.

Hingga di tahun 2017, Lorenzo bergabung dengan Ducati selama dua musim. Musim pertama menunggangi Desmosedici GP17 dan musim keduanya dengan GP18.

Baca juga: Nostalgia Lorenzo Geber Yamaha M1, Mesinnya Lebih Halus

Di tahun 2019, Lorenzo mengambil keputusan untuk bergabung dengan Honda, bersama Marc Marquez. Di tim ini, Lorenzo mengendarai RC213V.

Jorge Lorenzo saat masih bersama Ducati. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Jorge Lorenzo saat masih bersama Ducati. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

Bersama Yamaha, Lorenzo meraih tiga kali juara dunia dengan 145 podium dan 65 kemenangan di antaranya.

Saat di Ducati, Lorenzo sukses raih 7 podium dengan 3 kemenangan di antaranya. Sedangkan saat di Honda, tidak ada prestasi sama sekali.

"Sudah tiga motor yang pernah saya kendarai. Ducati tidak sulit untuk dideskripsikan, kata yang saya pilih adalah tenaga," ujar Lorenzo, dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.

Baca juga: Penampakan Pertama Lorenzo Setelah Kembali ke Yamaha

Lorenzo menambahkan, dirinya mengalami kesulitan saat bersama Honda. Namun, tidak sulit juga baginya untuk mendeskripsikan sensasi yang didapatnya saat mengendarai RC213V. Menurut Lorenzo, motor tersebut adalah motor yang paling gesit.

Jorge Lorenzo saat masih bersama Honda. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Jorge Lorenzo saat masih bersama Honda. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

"Sejauh ini yang saya rasakan terhadap motor Yamaha, bisa dibilang ini adalah motor yang paling mudah diatur, paling mudah untuk dikendarai," kata Lorenzo.

Setelah memutuskan untuk pensiun, Lorenzo kembali lagi ke tim Yamaha sebagai test rider. Namun, tak menutup kemungkinan dirinya akan ikut balapan lagi dengan status wild card.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X