Tanggapan AHM Soal Petisi Recall Honda ADV 150

Kompas.com - 10/12/2019, 15:22 WIB
Honda ADV 150 KOMPAS.com/GilangHonda ADV 150

JAKARTA, KOMPAS.com - Lewat Change.org, salah satu konsumen ADV 150 mengajukan petisi kepada Astra Honda Motor ( AHM) untuk melakukan kampanye penarikan kembali atau recall pada unit ADV 150.

Petisi yang dibuat mempertanyakan soal mesin ADV 150 yang disebut masih 'gredek' serupa dengan masalah yang terjadi pada PCX 150. Konsumen dengan akun Mr. F 007 itu menilai Honda lalai soal kualitas.

Baca juga: Konsumen Honda ADV 150 Ajukan Petisi Recall ke AHM

Menanggapi petisi tersebut, Ahmad Muhibbuddin, Head of Corporate Communication AHM, mengatakan, bahwa masalah yang terjadi pada suatu motor belum tentu terjadi pada motor lainnya.

"Masing-masing motor tidak bisa kita samakan, kita harus cek masalahnya apa. Kalau misalkan ada keluhan 'gredek' atau yang lain kita harus cek dahulu. Tidak bisa menganalisa sendiri kemudian menjustifikasi bahwa masalahnya ini itu," kata Muhib kepada Kompas.com, Selasa (10/11/2019).

Petisi Honda ADV 150 RecallKOMPAS.com/Gilang Petisi Honda ADV 150 Recall

Secara tersirat Muhib mengatakan, masalah pada salah satu motor konsumen tidak bisa dijadikan dasar bahwa masalah yang sama juga terjadi pada ribuan motor yang lain, atau dalam hal ini ADV 150.

"Iya tidak bisa kita samakan. Masalahnya kan harus kita cek dulu," ucapnya.

Baca juga: Seberapa Irit Konsumsi BBM Honda ADV 150?

Muhib mengatakan, apabila terjadi maasalah dengan produk Honda termasuk ADV 150 silahkan datang ke diler terdekat. Pihak diler dibantu bengkel resmi AHASS akan menangani dengan profesional.

"Saya sarankan kalau ada yang mengeluh dengan motornya apapun keluhannya silahkan datang ke bengkel terdekat. Di sana akan kita akan selesaikan apa masalahnya," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X