Pentingnya Saringan Udara pada Mobil dan Cara Merawatnya

Kompas.com - 07/12/2019, 18:02 WIB
Ilustrasi AC mobil djedzuraIlustrasi AC mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem penyejuk udara atau Air Conditioner ( AC) merupakan fitur wajib buat mobil di Indonesia dengan status negara tropis. Udara panas, lembab, termasuk hujan, bisa menyebabkan suasana mengemudi jadi tidak nyaman sehingga butuh AC.

Demi menjaga kinerja AC tetap prima, salah satu komponen penunjang utamanya adalah saringan udara (air filter). Sesuai namanya, fungsinya menyaring kotoran dan debu yang masuk ke dalam kabin mobil. 

Saringan udara yang kotor menyebabkan kabin menjadi bau dan berdebu. Saringan udara ini idealnya, diganti secara berkala dan rutin, setiap enam bulan sampai setahun sekali atau setiap 10.000 km.

Baca juga: Daihatsu Tawarkan Kredit 7 Tahun di Akhir Tahun

Anjuran itu disampaikan oleh Jani, salah satu Kepala mekanik bengkel spesialis AC Mobil Rotary Bintaro, di Tangerang Selatan, Kamis (6/12/2019).

"Bagi mobil yang tidak memiliki saringan udara supaya rutin untuk servis atau cek evaporator. Jika tidak dilakukan, biasanya AC akan lebih cepat bau dan banyak debu menempel pada karpet ataupun panel-panel," ujar jani.

Denso Green Cabin Air Filter yang dihadirkan di GIIAS.Istimewa Denso Green Cabin Air Filter yang dihadirkan di GIIAS.

Jani menambahkan, jika saringan tidak dibersihkan atau diganti bisa menyebabkan kabin menjadi bau dan debu menempel di evaporator. Kemudian jika dibiarkan, evaporator menjadi keropos. Hal tersebut dapat menyebabkan korosi.

Baca juga: Bersihkan Evoporator AC Mobil Pakai Teknik Semprot

"Kerusakan evaporator karena debu yang menempel, lama-kelamaan akan menimbulkan korosi, lalu evaporator menjadi bocor. Ketika evaporator bocor maka freon akan keluar dan AC menjadi tidak dingin. Kalau sudah begini, maka evaporator harus diganti," ucap Jani.

Ac mobil bisa membuat dehidrasi google Ac mobil bisa membuat dehidrasi

Jani melanjutkan, pemilik mobil juga harus rajin menjaga kebersihan dalam kabin, termasuk karpet dari kotoran. Debu-debu dan partikel halus yang tak kasat mata, bisa memperberat kinerja saringan udara.

Mencuci dengan rutin sekaligus menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu di dalam kabin, bisa dilakukan guna menjaga kebersihan.

"Harus menjaga karpet kendaraan agar selalu bersih. Karena jika terkena kotoran dan debu akan mengenai saringan udara, kemudian bisa menempel pada evaporator. Kemudian secara rutin servis atau cek evaporator bagi mobil yang tidak memiliki saringan udara," kata Jani. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X