Suzuki Stinger T125, Scrambler Langka yang Makin Antik

Kompas.com - 27/09/2019, 10:19 WIB
Suzuki Stinger T125 Oni FaristiwaSuzuki Stinger T125
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Redaksi kembali menghadirkan foto sepeda motor spesial (collectible item) dalam bentuk goresan sketsa karya Oni Faristiwa. Liputan karya seni ini hadir reguler setiap Jumat, di kanal otomotif Kompas.com.

Kali ini, pada pekan ke-25 awak redaksi menghadirkan goresan sketsa motor ikonik Suzuki Stinger T125. Motor berjenis scrambler dari Jepang yang cukup langka di Indonesia.

Baca juga: Lambretta LI, Skuter Jadul yang Harganya Selangit

Suzuki Stinger T125Oni Faristiwa Suzuki Stinger T125

Di Indonesia penikmat Suzuki berbeda dengan Honda, Yamaha dan Kawasaki. Konsumennya punya segmen tersendiri, dan itu berlaku sejak lama. Tak pelak populasi motor Suzuki terbilang sedikit dan jadi barang langka di masa kini.

Stinger T125 diproduksi di Jepang antara tahun 1965-1971 dan masuk ke Indonesia akhir 60'an. Motor ini jadi spesial sebab dari desain dan spesifikasi terbilang unik.

Bentuk rangkanya mengingatkan Honda WIN 100. Sasis Stinger T125 dibuat agar ground clereance bisa tinggi untuk keperluan terabas dua alam. Berat kosongnya 96 kg dan punya wheelbase alias jarak sumbu roda tidak terlalu panjang.

Suzuki Stinger T125Oni Faristiwa Suzuki Stinger T125

Dengan proporsi demikian Stinger T125 diklaim mudah dikendalikan. Bodi dengan ciri khas bentuk tangki memanjang itu dipadu lampu depan bulat dan jok belakang menyatu ala Suzuki GT-Series.

Baca juga: Piaggio MP5 Paperino, Cikal Bakal Vespa Modern

Mesinnya memakai mesin tidur tapi dua silinder segaris berkubikasi 124cc dengan ukuran Bore X stroke 42.9 X 42.9mm. Menghasilkan 15 tk pada 8.500 rpm dan torsi 1.38 kg-m pada 7.000 rpm.

Desain knalpotnya pun sedikit berbeda dengan scrambler pada umumnya. Alih-alih disatukan, Stinger T125 justru membuatnya melengkung jadi dua di sisi kiri kanan bodi.

Suzuki Stinger T125Oni Faristiwa Suzuki Stinger T125

Harga Suzuki Stringer T125 saat ini gelap di pasaran. Adapun motor yang biasa ditemui dijual ialah motor ''bahan'' karena mencari komponennya terbilang sulit.

Jika motor sudah jadi itu biasanya milik kolektor dan jarang sampai niat dijual.

Salah satu pemilik Suzuki Stinger T125 yang diketahui ialah dari kalangan dunia hiburan, yaitu Imam Darto. Pehobi roda dua itu sempat beberapa kali membagikan fotonya bersama Suzuki Stinger T125 warna kuning.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X