Perlukah Melakukan Pembilasan Oli Motor?

Kompas.com - 13/06/2019, 14:32 WIB
Ganti oli motorShutterstock Ganti oli motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sering bergonta-ganti merek pelumas yang berbeda maka idealnya juga melakukan pembilasan oli mesin. Hal itu dilakukan untuk mengurangi endapan aditif masing-masing merek oli di bagian mesin.

Namun rupanya pembilasan atau biasa di sebut flushing tidak mendesak dilakukan di mesin motor, kecuali jika pelumas sebelumnya menandakan adanya masalah pelumasan. Seperti yang disebutkan ex Coordinator Product Development Specialist Pertamina Lubricants, Mia Krishna Anggraini.

Baca juga: Kaidah Oli Mesin Buat Oli Gardan SKutik

"Idealnya iya, tetapi menurut saya tidak mendesak kecuali jika pelumas merek sebelumnya saat di-drain (dikeluarkan dari mesin) tampak tidak normal atau jauh berkurang volumenya," kata Mia kepada Kompas.com, belum lama ini.

Mia menerangkan, mesin motor sebenarnya tidak mendesak dilakukan pembilasan kecuali jika motor baru terendam banjir, atau jika pelumas lama yang dikeringkan atau dibuang tampak tidak normal atau jauh berkurang volumenya.

Alasan tidak mendesaknya karena teknologi pelumas untuk mesin motor sebenarnya didasarkan pada beberapa bahan baku aditif dan base oil yang secara kimia relatif bersahabat satu sama lain, sehingga kemungkinan ketidakcocokan sebenarnya relatif kecil.

Baca juga: Baca juga: Ketahui Waktu Ideal Ganti Oli Gardan pada Motor Matik

Berbeda kasusnya dengan teknologi pelumas mesin-mesin industri, yang berbasis bahan baku yang cukup variatif, sehingga pembilasan mutlak diperlukan untuk menghindari efek samping ketidakcocokan secara kimiawi.

"Jadi, pembilasan di mesin motor lebih ditujukan untuk menghindari efek negatif dari buruknya kondisi pelumas after used yang tersisa," kata Mia.

Oli motorotoengine.com Oli motor

Cara Melakukan Pembilasan

Mia menerangkan, pembilasan pelumas pada motor pada prinsipnya sama dengan pembilasan mesin lain. Oli lama dikeluarkan kemudian tuangkan oli baru sesuai jenis yang akan digunakan. Nyalakan mesin sebentar dan buang oli pembilas. Barulah tuang oli baru sebanyak yang ditentukan.

"Oli lama di-drain saat masih dalam keadaan hangat dimana diharapkan masih ada efek sirkulasi yang mempertahankan oli dan kontaminan di mesin dalam keadaan relatif homogen. Kemudian tuangkan pelumas baru sesuai yang akan digunakan," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X