Angka Kecelakaan Diklaim Turun 65 Persen Selama Musim Mudik 2019

Kompas.com - 11/06/2019, 14:43 WIB
Diskresi lalu lintas one way diterapkan sepanjang 193 kilometer di KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (CIkatama) Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 263 GT Palimanan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), pada Kamis (6/6/2019). Dokumentasi Jasamarga Cabang Jakarta CikampekDiskresi lalu lintas one way diterapkan sepanjang 193 kilometer di KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (CIkatama) Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 263 GT Palimanan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), pada Kamis (6/6/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Angka kecelakaan lalu lintas diklaim menurun signifikan selama 12 hari penyelenggaraan Operasi Ketupat 2019. Informasi ini disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri, yang mengatakan jumlah kecelakaan turun drastis dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama.

"Tahun 2018, jumlah kecelakaan lalu lintas selama 12 hari kita melaksanaan operasi, sebanyak 1.491, tahun ini dengan waktu yang sama jumlahnya hanya 529. Kemudian yang meninggal dunia di tahun yang lalu 331 sedangakan di 2019 ini 132," kata Refdi dalam keterangan resminya di ntmcpolri.info, Selasa (11/6/2019).

Seperti diketahui, Operasi Ketupat merupakan kegiatan rutin yang diadakan Polri dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Pelaksanaan di tahun ini telah dimulai pada akhir Mei, Refdi sendiri menargetkan program ini akan berlangsung selama 13 hari.

Baca juga: Arus Mudik Selesai, Angka Kecelakaan Turun 88 Persen

Meski operasinya sendiri belum berakhir, namun sejauh ini sudah menunjukan tren positif. Kecelakaan yang mengalamai luka berat juga mengalami penurunan, pada 2018 jumlahnya mencapai 391, sedangkan untuk tahun ini hanya 97.

Sementara luka ringan, dari 1.890 orang pada 2018, di tahun ini selama 12 hari operasi ketupat luka ringan sebanyak 1.638. Menurut Refdi, selama 12 hari pelaksanaan di 2019 dibandingkan 12 hari Operasi Ketupat tahun lalu kejadian kecelakaan lalu lintas turun hingga 65 persen.

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

"Faktor-faktor pendukung apa penyebab angka itu turun secara signifikan. Bahwa mungkin kita tau semua kita menggelar kampanye keselamatan lalu lintas, kita siarkan dan sampaikan yang kita kenal dengan milenial road safety. Kemudian bulan empat akhir dan lima awal kita melaksanakan operasi keselamatan lalu llintas selama 14 hari," ujar Refdi.

Lebih lanjut Refdi menyampaikan faktor unggulan yang mempengaruhi turunnya angka kecelakaan lalu lintas juga berkat adanya infrastruktur yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu termasuk dengan sarana dan prasarana.

"Mudah-mudahan satu hari ini Operasi Ketupat berakhir, angka-angka (kecelakaan) itu tidak jauh berubah," kata Refdi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X