Cara Pebalap MotoGP agar Tak Cedera Parah Saat Terjatuh

Kompas.com - 04/09/2018, 12:22 WIB
Marc Marquez yang terperosok pada GP Perancis 2017. MOTORSPORT.comMarc Marquez yang terperosok pada GP Perancis 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kegiatan balap motor merupakan olahraga yang rentan dengan celaka dan cedera. Pebalap MotoGP paham mengenai risiko ini dan melengkapi diri mereka dengan peralatan keselamatan terbaik untuk menjamin bebas dari cedera.

Meski level mengendarai motor mereka di atas rata-rata, tetap saja kecelakaan dapat terjadi. Misalnya, juara dunia Marc Marquez tercatat pada 2017 lalu 27 kali terjatuh dari motornya, kedua terbanyak di bawah Sam Lowes.

Meski banyak mengalami kecelakaan, Marquez tidak pernah mengalami cedera. Apa rahasianya?

Marquez menjawab pertanyaan itu dengan hal yang sederhana. Sebelum naik motor ia dan pebalap MotoGP lainnya melakukan peregangan atau pemanasan (stretching).

"Saya melakukan ini karena saya suka langsung membawa tubuh ke kondisi limit. Itu artinya kita dapat menggerakkan tubuh dengan kekuatan besar. Jika tubuh sudah cukup mendapatkan pemanasan, dan kamu terjatuh, kemungkinan cedera akan lebih rendah," ungkap Marquez seperti dikutip dari Speedweek.com, Selasa (4/9/2018).

Baca juga: Yamaha Tolak Pilihan Adik Marquez

Marquez banyak melakukan peregangan di daerah tangan terutama lengannya. Ini karena dalam mengendarai motor, area lengan merupakan bagian terpenting dari seluruh bagian tubuh.

Tips ini juga diyakini pebalap Cal Crutchlow yang melihat Marquez jarang cedera serius meski banyak terjatuh karena melakukan peregangan. Crutchlow membandingkan dirinya yang sudah jatuh beberapa kali dan tidak melakukan peregangan.

"Untungnya sejauh ini saya tidak memiliki cedera di ligamen. Kalau tulang beda cerita. Kalau kamu jatuh di bagian tulangmu, itu hanya tulang (tidak terlalu parah dibanding cedera ligamen). Saya pun tidak dapat seperti Marquez yang mampu selamat dari beberapa kali kejadian hampir terjatuh. Mungkin dia harus membuat saluran Youtube-nya sendiri untuk itu," ujar Crutchlow.

Valentino Rossi pun mengakui hal terpenting sebelum membalap adalah melakukan peregangan.

Baca juga: Selfie Bareng Valentino Rossi, Bayar Rp 56 juta

"Peregangan sangat penting untuk membuat tubuh lebih fleksibel. Terutama jika kamu pebalap berusia tua seperti saya. Jadi saya melakukan peregangan cukup banyak, saya lakukan di rumah dan juga di sepanjang sirkuit sebelum naik motor," ucap Rossi.

Begitu juga dengan pebalap Aleix Espargaro dan Jack Miller. Keduanya melakukan peregangan sebelum menaiki motornya. Lama peregangan pun disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

"Saya sebenarnya benci melakukan peregangan, tapi ini bagian dari pekerjaan saya. Penting bagi tubuh untuk melakukan peregangan terutama saat bergerak dengan motor atau saat terjatuh. Terlebih untuk saya yang bertubuh tinggi," ucap Espargaro.

"Saya melakukan peregangan untuk membuat wearpack saya lebih lentur. Sifat bahan kulit biasanya akan kaku sebelum digunakan. Itu kenapa peregangan penting dilakukan," ucap Miller.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Speedweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.