Ingin Jadi Pebalap Gokart, Ini Biaya yang Harus Disiapkan - Kompas.com

Ingin Jadi Pebalap Gokart, Ini Biaya yang Harus Disiapkan

Kompas.com - 04/09/2018, 11:22 WIB
Para pegokart yang mengikuti kejuaraan Eshark Rok Cup Indonesia 2018 di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Minggu (2/9/2018). Kompas.com/Alsadad Rudi Para pegokart yang mengikuti kejuaraan Eshark Rok Cup Indonesia 2018 di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Minggu (2/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gokart merupakan ajang balap yang jadi basis dasar untuk pebalap Formula. Hampir semua pebalap ternama mengawali jenjang kariernya dari ajang gokart, di antaranya dua pebalap Indonesia, Rio Haryanto dan Sean Gelael.

Berbeda dengan olahraga lain, untuk bisa berlaga di gokart membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, anak-anak yang ingin jadi pebalap gokart wajib mendapat dukungan finansial dari orang tuanya.

Modal pertama yang wajib dimiliki adalah perlengkapan balap. Salah satu tokoh ternama di dunia gokart, Irawan Supardjo menyebut dana untuk membeli perlengkapan standar mencapai sekitar Rp 25 juta.

Uang tersebut digunakan untuk membeli helm seharga Rp 6,5 juta; baju Rp 3,5 juta; sepatu Rp 3 juta; sarung tangan Rp 1,6 juta; pelindung leher Rp 8,5 juta; dan rib protector RP 2 juta.

Baca juga: Kecil-kecil Sudah Balap di Sirkuit

Salah satu mobil balap gokart yang menggunakan mesin Kawasaki Ninja R atau Ninja 2-tak. Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu mobil balap gokart yang menggunakan mesin Kawasaki Ninja R atau Ninja 2-tak.

"Semuanya perlengkapan yang memenuhi standar. Seperti contohnya helm yang memang khusus untuk anak-anak," kata pria yang akrab disapa Iwan Semut Ireng ini kepada Kompas.com, di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Minggu (2/9/2018).

Perlengkapan selanjutnya yang dinilai perlu namun tak wajib dimiliki adalah mobil balap. Menurut Iwan, rata-rata harga mobil balap gokart mencapai sekitar Rp 120 juta. Harga tersebut sudah termasuk penggunaan mesin balap khusus yang didatangkan dari Italia.

Iwan mengatakan pebalap bisa saja tidak harus memiliki mobil. Sebab mobil bisa meminjam milik tim balap.

Baca juga: Mesin Ninja 150 Paling Pas buat Gokart

Seorang pegokart usia belia yang tampil di kejuaraan gokart Eshark Rok Cup Indonesia 2018 di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Minggu (2/9/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Seorang pegokart usia belia yang tampil di kejuaraan gokart Eshark Rok Cup Indonesia 2018 di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Minggu (2/9/2018).

Untuk bisa meminjam mobil, pebalap harus menyiapkan uang sekitar Rp 1,5 juta setiap latihan. Biaya tersebut sudah termasuk biaya sewa trek, bahan bakar, dan ongkos mekanik.

Apabila nantinya serius untuk terjun di kompetisi, Iwan menyebut pebalap harus menyiapkan uang sekitar Rp 23 juta. Uang tersebut merupakan biaya operasional untuk bertarung selama 6 sampai 7 seri balapan. Namun biaya tersebut belum termasuk tambahan ban basah apabila terjadi hujan saat balapan.

Baca juga: Pertama Kali Bermain Gokart, Simak Tips Berikut

"Kalau hujan kan harus nambah ban satu set lagi. Tambahannnya Rp 3 juta," ucap mantan pegokart yang kini menjadi mentor bagi para pegokart belia ini.


Komentar
Close Ads X