Klub Harley Indonesia Mau Merakyat

Kompas.com - 27/05/2018, 08:05 WIB
Ketua Umum Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Nanan Soekarna. FEBRI ARDANI/KOMPAS.comKetua Umum Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Nanan Soekarna.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), wadah buat para pecinta moge Harley-Davidson, telah resmi berulang tahun ke-28 tepat pada 26 Mei 2018. Memasuki usia lebih dewasa, klub yang sudah berdiri dari tahun 1990 itu ingin membangun kesan lebih merakyat.

HDCI punya dua slogan baru, soliditas dan sinergitas. Ada enam nilai di dalamnya terdiri dari tiga nilai untuk ke dalam yaitu bersama, berkeluarga, serta bersaudara dan keluar yakni inklusif, horizontal, dan sosial.

“Bersama, berkeluarga, bersaudara, itu ke dalam agar kami soliditas. Baru kami ke luar, tidak boleh eksklusif tapi inklusif, harus horizontal bukan vertikal yang berarti sejajar dengan siapapun, dan sosial bukan individual,” jelas Ketua Umum HDCI Nanan Soekarna, saat perayaan ulang tahun di Tangerang Selatan, Sabtu (26/5/2018).

Perayaan ulang tahun HDCI digelar serentak di seluruh cabang. Di acara ulang tahun di Tangerang Selatan, yang diselenggarakan pengurus pusat HDCI dan cabang Tangerang Selatan, memilih merayakannya dengan memberikan sumbangan kepada panti asuhan yatim piatu yang ada di sekitar dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) memberikan sumbangan berupa satu unit mobil ambulan untuk Palang Merah Indonesia (PMI).FEBRI ARDANI/KOMPAS.com Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) memberikan sumbangan berupa satu unit mobil ambulan untuk Palang Merah Indonesia (PMI).

Khusus buat PMI, HDCI menyerahkan satu unit mobil ambulan untuk dipakai sebagai alat operasional.

Nanan menjelaskan, mobil ambulan itu merupakan sumbangan dari pengurus pusat HDCI. Mulai tahun ini rencananya setiap kepengurusan cabang HDCI akan menyumbangkan satu unit mobil ambulan ke PMI. HDCI punya 48 kepengurusan cabang di seluruh Indonesia.

Baca juga: Kredit Motor Tanpa Bunga Ala Harley Davidson

“Pengurus cabang itu kan artinya kotamadya atau kabupaten. Mereka menyerahkan ke PMI kabupaten atau kecamatan. Nah ini obsesi kita untuk bisa menunjukan kami ini ada manfaatnya untuk masyarakat untuk bangsa,” sebut Nanan.

Nanan juga menjelaskan setiap anggota HDCI adalah relawan PMI. Aturan itu tersurat dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumat Tangga HDCI.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X