Teknologi Keselamatan Baru Toyota untuk 2018

Kompas.com - 02/12/2017, 07:02 WIB
Mengidentifikasi pejalan kaki dan pesepeda sebagai sebuah bahaya yang terdeteksi oleh PCS (Pre-Collision System). IstimewaMengidentifikasi pejalan kaki dan pesepeda sebagai sebuah bahaya yang terdeteksi oleh PCS (Pre-Collision System).
|
EditorAgung Kurniawan

Tokyo, KompasOtomotif – Toyota Motor Corporation (TMC) bakal meluncurkan deretan fitur keselamatan generasi terbaru, mulai 2018. Salah satu rancangannya, adalah mencegah kendaraan menabrak pejalan kaki dan pengendara sepeda pada malam hari.

Dari siaran resmi TMC global, fitur tersebut termasuk generasi kedua dari Toyota Safety Sense. Sistem dengan bantuan kamera dan radar akan menuntun pengemudi menghindari tabrakan, ataupun memperkecil resiko kecelakaan.

Toyota Safety Sense memiliki beberapa fungsi, dan fitur utamanya seperti Pre-Collision System (PCS), yang membantu mencegah dan mengurangi tabrakan dengan kendaraan atau pejalan kaki di depan mobil. Lalu ada Lane Departure Alert (LDA), mencegah kendaraan keluar dari jalur, selanjutnya Automatic High Beam (AHB) yang memastikan visibilitas di depan yang optimal saat berkendara di malam hari.

Baca juga : Optimis, TKDN Toyota Indonesia Bakal Lampaui Thailand

Mengidentifikasi pejalan kaki dan pesepeda di mlam hari sebagai bahaya yang terdeteksi oleh PCS (Pre-Collision System).Istimewa Mengidentifikasi pejalan kaki dan pesepeda di mlam hari sebagai bahaya yang terdeteksi oleh PCS (Pre-Collision System).

Toyota pertama kali memperkenalkan Safety Sense pada tahun 2015, di mana fitur tersebut sudah tersedia pada hampir seluruh model kendaraan penumpang Toyota di Jepang, Amerika Utara, dan Eropa. Pembuat mobil akan memasang fitur berteknologi baru secara bertahap mulai dari 2018.

Generasi kedua Toyota Safety Sense yang akan meluncur pada pertengahan 2018, harapannya bisa mencegah kecelakaan dan mengurangi jumlah kematian dan luka akibat kecelakaan lalu lintas, dan memudahkan beban pengemudi.

Melalui pembaruan teknologi ini, Toyota menyoroti ada perluasan cakupan deteksi bahaya, dan peningkatan fungsi melalui perbaikan kinerja kamera dan radar. Kemudian mereka memanfaatkan fitur pendukung lanjutan dari Lane Tracing Assist (LTA).

Peluncuran generasi kedua TSS utamanya di Jepang, Amerika Utara, dan Eropa, dan dimulai dengan model baru yang meluncur pada awal 2018. Tidak menutup kemungkinan Toyota bakal memasarkan teknologi ini di wilayah lain, tapi perlu riset terlebih dahulu apakah lingkungan mendukung penggunaannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X