Konsekuensi Jika Calon Konsumen Batal Beli Xpander

Kompas.com - 23/11/2017, 08:02 WIB
Konsumsi BBM Xpander, perjalanan Jakarta-Bandar Lampung. Jerry Arman/MMKSIKonsumsi BBM Xpander, perjalanan Jakarta-Bandar Lampung.
|
EditorAgung Kurniawan

Karawang, KompasOtomotif - Jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Mitsubishi Xpander sampai saat ini sudah mencapai dari 30.000 unit lebih. Konsumen yang pesan pada November atau Desember 2017 ini, baru menerima unit sekitar Februari hingga Maret 2018, tergantung varian.

Menurut Budi Dermawan Daulay, Head of Sales & Marketing Region 1 Departement PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), konsumen masih mau menunggu. Pembeli yang membatalkan cukup rendah, di bawah lima persen.

Buat calon pembeli yang membatalkan, kata Budi akan mendapatkan konsekuensi. Kebijakan standar dari MMKSI, uang tanda jadi Rp 5 juta akan dikembalikan utuh apabila konsumen tidak mendapatkan kejelasan dari diler atau tenaga penjual.

"Tetapi kalau unit sudah tersedia dan akan dikirim lalu konsumen membatalkan, uang tanda jadinya akan dipotong," kata Budi di Karawang, Jawa Barat, Rabu (22/11/2017).

Baca juga: Cara Mitsubishi Jaga Calon Konsumen Xpander

Xpander masih jadi andalan Mitsubishi di GIIAS Medan 2017.Aris F/Kompas.com Xpander masih jadi andalan Mitsubishi di GIIAS Medan 2017.

Masing-masing diler, kata Budi punya kebijakan berbeda-beda. Sebagai contoh yang diterapkan oleh outlet PT Srikandi Diamond Motors Karawang, uang tanda jadi dipotong 50 persen.

"Dengan catatan konsumen membatalkan SPK dengan mendadak dan unit sudah tersedia," ujar Budiman Azali, Direktur PT Srikandi Diamon Motors di tempat sama.

Budi melanjutkan, setiap merek juga memberlakukan hal serupa, apabila terjadi pembatalan secara mendadak. "Kebijakan yang kita terapkan sama seperti diler di merek lain juga," ucap Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.