Polisi Tidak Bisa Tindak Penjual Rotator dan Sirine

Kompas.com - 20/10/2017, 14:42 WIB
Ilustrasi lampu rotator dan strobo Ilustrasi lampu rotator dan strobo
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Razia kepolisian atas penyalahgunaan lampu isyarat (sirine atau rotator) di jalan lumayan bisa mengurangi pemakaiannya, namun ada pendapat yang mengatakan jika ingin tuntas seharusnya toko aksesori sebagai penjual juga ikut kena razia.

Soal itu, pihak kepolisian mengatakan merazia toko aksesori otomotif bukan lagi ranah kepolisian. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra menjelaskan peran kepolisian memberikan imbauan dan itu sudah dilakukan.

“Karena belum ada undang-undangnya yang bisa menyerahkan dia (penjual). Kami sudah sampaikan yang begini ( strobo, rotator, atau sirine) jangan dibuat,” kata Halim di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Baca: Ada Razia, Bagaimana Jualan Strobo dan Rotator?

Dikatakan Halim, hal-hal seperti ini akan menjadi masukan untuk revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Bisa jadi pada aturan baru nantinya para penjual aksesori ilegal kena pasal pelanggaran.

Mulai 11 Oktober lalu, pihak kepolisian sudah menggelar razia lampu isyarat dan sirine terlarang. Rencananya razia tematik it uterus diselenggarakan sampai 11 November. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X