Kompas.com - 04/10/2017, 08:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Bekasi, KompasOtomotif – Di tengah ingar bingar dan senyum lebar kehadiran Xpander, ada kisah miris dari Mitsubishi Outlander di tanah Ibu Pertiwi. Penjualan sport utility vehicle (SUV) itu semakin susut tahun ini.

Menengok data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bemotor Indonesia (Gaikindo), pasokan rata-rata per bulan (Januari-Agustus) 2017, berkisar 80-an unit. Sementara, periode yang sama tahun lalu, masih bertahan di 160-an unit. Artinya turun hampir 50 persen.

Wholesales Outlander (diolah dari data Gaikindo).Ghulam/KompasOtomotif Wholesales Outlander (diolah dari data Gaikindo).
Secara total delapan bulan tahun ini, Outlander baru terjual 674 unit, melorot 49,06 persen (year-on-year). Meski begitu, masih ada secercah harapan sejak kemunculan varian teratas dari Outlander Sport Action pada Juli 2017, yang mengangkat performa.

Baca juga : Outlander Bekas Lebih Dilirik dari HR-V

Buktinya, Agustus pasokan kembali naik menjadi 118 unit, padahal bulan sebelumnya (Juli) cuma, 47 unit. Kenaikan ini, disebut-sebut berkat dorongan dari penyegaran baru tersebut, yang untuk pertama kalinya sejak 2014.

Capaian bulan kedelapan itu merupakan yang tertinggi sejak Februari 2017 yang hanya 99 unit. Pihak Mitsubishi belum mengeluarkan pernyataan soal prediksinya sampai akhir tahun tentang Outlander, yang diproduksi di pabrik Mitsubishi Pulogadung.

“Lumayan mendorong penjualan (penyegaran Outlander), tapi kan segmennya memang sedang menyusut juga. Belum ada rencana lain dan masih fokus itu dahulu, karena kami baru launching, jadi utamanya mempromosikan itu,” ucap Irwan Kuncoro, Director for Sales and Marketing Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Selasa (3/10/2017).

Wholesales Outlander Januari-Agustus 2014-2017 (diolah dari data Gaikindo).Ghulam/KompasOtomotif Wholesales Outlander Januari-Agustus 2014-2017 (diolah dari data Gaikindo).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.