Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/09/2017, 08:22 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Meski di dua bulan awal paruh kedua 2017 mengalami hasil positif berturut-turut, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) masih belum berani mematok target 6 juta unit. Mereka masih cukup realistis memproyeksi pasar roda dua sampai penghujung tahun.

Ini seperti disampaikan Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI saat berbincang dengan KompasOtomotif, Jumat (14/9/2017). Sampai akhir tahun pencapaian secara nasional dipatok 5,7 juta unit saja.

Target tersebut lebih rendah jika dibanding dengan pencapaian pada 2016 lalu, yang mencapai 5,9 juta unit. Sigit menyebutkan kalau ini lantaran pada semester satu, distribusi sepeda motor terkoreksi cukup dalam, lantaran daya beli yang menurun serta melonjaknya biaya-biaya hidup.

Baca juga : Agustus, Penjualan Motor 3,7 Juta Unit

“Kondisi pada awal tahun cukup terpukul bertubi-tubi, daya beli konsumennya melemah, bensin naik, pengurusan STNK naik, imbasnya sampai setengah tahun,” ujar Sigit.

“Angka tersebut sudah cukup, di mana kami sudah merevisi sampai ke 5,7 juta unit sampai akhir tahun, semestinya sih masuk itungan, dan kalau hampir sampai 6 juta cukup berat. Kemarin sampai tengah tahun saja hanya 2,7 juta unit, kalau di kali dua saja hanya 5,4 juta unit,” kata Sigit.

Distribusi di awal paruh kedua terbilang membaik, dengan melonjak 76,36 persen dibanding Juli 2016, sementara di Agustus masih positif, walaupun hanya mengalami kenaikan 5,19 persen. Secara total sepanjang Januari-Agustus 2017 mencapai 3,7 juta unit, atau masih minus 0,1 persen.

Distribusi Januari-Agustus 2015-2016 (diolah dari data AISI).Ghulam/KompasOtomotif Distribusi Januari-Agustus 2015-2016 (diolah dari data AISI).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.