Ganjil Genap akan Berlaku di Musim Mudik 2017 ?

Kompas.com - 07/04/2017, 08:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Merak, KompasOtomotif - Jelang musim mudik 2017, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mulai menyiapkan skenario lalu lintas. Salah satu wacananya adalah pemberlakuan ganjil genap, seperti yang saat ini ditetapkan pada sejumlah jalan di Ibu Kota.

Pudji Hartanto, Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, mengatakan bahwa penerapan ganjil genap untuk mudik masih dalam tahap wacana.

"Belum dikaji, itu masih wacana dulu nanti akan kita coba diskusikan lebih lanjut lagi," ucap Pudji menjawab pertanyaan KompasOtomotif di sela-sela peninjauan Pelabuhan Merak, Cilegon, Kamis (6/4/2017).

Menurut Pudji, wacana pengaturan plat nomor ganjil genap untuk arus mudik sebenarnya merupakan masukkan dari masyarakat. Hal ini awalnya didasari ketika melihat penurunan kemacetan yang terjadi di Jakarta setelah penerapan regulasi ganjil-genap.

Meski memungkinkan, namun untuk proses pelaksanaannya diperlukan banyak kordinasi. Belum lagi pola penerapannya yang berbeda antara jalan biasa dan di tol.

KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO Kemacetan mengular sepanjang 18 kilometer di ruas tol Pejagan - Brebes Timur, Jawa Tengah, Jumat (01/07/2016). Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran.

"Intinya semua boleh berwacana, saya coba tampung aspirasinya. Tapi untuk menerapkan itu perlu dikaji lagi, bukan berarti pemerintah langsung melakukan. Saat ini akan kita kaji, tapi bukan hanya dari perhubungan, karena ada dari litbang, riset, dan simulasi," kata Pudji.

Pudji menambahkan bahwa hal ini tidak mudah seperti menerapkan di Jakarta, karena sifatnya massal dan menyangkut volume kendaraan yang lebih besar. Untuk itu sebelum diputuskan perlu melakukan riset dan simulasi, bahkan bila perlu sampai melakukan survei langsung ke masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.