Begini Cara Prajurit TNI Rancang Sepeda Motor BBG

Kompas.com - 18/03/2015, 17:12 WIB
Sosialisasi cara kerja motor LPG kepada anggota TNI AD di markas Korem Baskara Jaya Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalSosialisasi cara kerja motor LPG kepada anggota TNI AD di markas Korem Baskara Jaya Surabaya.
|
EditorAzwar Ferdian
Surabaya, KompasOtomotif - Prajurit TNI Angkatan Darat sukses merancang sepeda motor dengan tambahan bahan bakar gas (BBG). Apa yang dilakukan prajurit TNI ini bisa menginspirasi banyak pihak di tengah mahalnya harga BBM.

Sebenarnya, tidak terlalu sulit merancang motor dengan menambahkan alat konverter BBG dari LPG 3 kilogram, seperti yang dilakukan prajurit TNI Angkatan Darat. Alat khusus yang dibutuhkan adalah konverter dan penutup udara khusus yang dipasang di karburator motor.

Konverter berbahan kuningan berukuran 8 cm itu masih diproduksi khusus di internal Kodam V Brawijaya, sebagai pengembang inovasi motor LPG ini. "Harganya produksinya hanya Rp 60 ribu untuk satu konverter," kata Kopda Sudibyo, anggota kesatuan Peralatan Angkatan Darat Kodam V Brawijaya, Rabu (18/3/2015).

Konverter tersebut selain menghubungkan saluran gas dari tabung ke karburator, juga berfungsi menyaring udara dari tabung gas menuju karburator. "Kalau penutup karburator bisa menggunakan penutup bak mandi, hanya Rp 5000 di pasar harganya," terang Sudibyo.

Tabung gas bisa diletakkan di belakang motor dengan boks khusus. Selangnya dilewatkan bodi dalam motor dan dihubungkan ke karburator melalui perantara konverter. Motor LPG ini masih bisa menggunakan bahan bakar bensin, dengan menutup dan membuka katup karburator.

Sistem bahan bakar LPG ini kata Sudibyo, bisa diterapkan ke semua motor bebek, kecuali yang menggunakan sistem bahan bakar injeksi. "Harusnya bisa, hanya kami belum pernah mencoba," ujar Sudibyo.

Satu LPG berukuran tiga kilogram, bisa digunakan untuk menempuh perjalanan hingga 250 kilometer.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X