Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jajal Usaha Logistik, PO Bus Terbatas Hanya Kirim Paket Tertentu

JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, para pengusaha bus atau Perusahaan Otobus (PO) jadi salah satu sektor usaha yang merasakan dampak signifikan.

Apalagi dengan berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, yang secara otomatis menurunkan jumlah okupansi penumpang.

Kurnia Lesani Adnan, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), mengatakan, sejak pertengahan Maret 2020, sektor bus pariwisata sudah tak mendapat pemasukan.

Sementara bus antar kota antar provinsi (AKAP) pada Maret lalu masih beroperasi sebagian, dan April saat ini tersisa tinggal 10 persen.

Dengan diterapkannya larangan mudik, pada Mei mendatang diperkirakan jumlah penumpang bus AKAP anjlok 100 persen. Lantaran sudah tak bisa mengantar penumpang ke sejumlah tujuan.

Salah satu strategi mengisi kekosongan, beberapa perusahaan bus kini putar otak mencoba bisnis angkutan logistik yang masih diperbolehkan pemerintah.

“Sektor logistik memang bisa dimanfaatkan, tapi sekarang kuenya sudah sangat mengecil. Belum lagi logistik yang diperbolehkan hanya angkutan sembako,” ucap Sani.

“Saya sendiri ada usaha logistik, biasanya seminggu bisa 50-70 truk, sekarang 5 truk saja sudah bagus. Karena aktivitas di sejumlah daerah menurun, pengiriman pun tidak banyak,” katanya.

Sani menambahkan, pengiriman paket menggunakan bus sebetulnya bukan pekerjaan yang utama.

Jasa ini awalnya muncul karena penumpang kerap membawa barang belanjaan yang cukup banyak untuk dibawa ke daerah tujuan.

“Selama ini kargo bisa ada karena penumpang kami belanja, misal rute Jakarta-Solo, dia naik bus sekalian bawa belanjaan untuk dijual ke daerah,” ujar Sani.

“Bus hanya bisa membawa kargo, paket ringan, seperti dus. Karena kami enggak bisa muat minyak, air mineral, dan sebagainya,” katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/04/21/164300215/jajal-usaha-logistik-po-bus-terbatas-hanya-kirim-paket-tertentu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke