Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengisi BBM Tak Sesuai Rasio Kompresi Sebabkan Kerusakan?

Kompas.com - 12/08/2020, 19:41 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit pemilik kendaraan, baik motor atau mobil, yang sering gonta-ganti bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai oktan berbeda. Banyak yang menyesuaikannya dengan isi kantong.

Dari segi harga, bensin dengan nilai oktan (RON) yang lebih tinggi memang harganya lebih mahal dibandingkan dengan yang nilai oktannya rendah.

Baca juga: Amankah Mobil Minum Bensin Eceran?

Saat ada uang, isi bensin dengan oktan yang tinggi. Tapi saat tak ada uang, diisi dengan oktan yang rendah. Padahal, setiap kendaraan membutuhkan bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi mesin.

Hal ini akan berpengaruh pada keawetan dan juga performa mesin. Sebaliknya, penggunaan bahan bakar yang tepat, dapat memperpanjang usia mesin dan membuat tarikannya lebih baik.

Pemilik mobil bisa mencari tahu rasio kompresi mesin kendaraannya dari data spesifikasi yang diberikan oleh masing-masing produsen, baik pada situs resminya atau pada brosur kendaraan tersebut.

Baca juga: Mobil Mesin Bensin Boleh Pakai Oli Khusus Diesel?

"Kendaraan yang tidak mengikuti anjuran pabrikan untuk menggunakan bahan bakar dengan oktan tertentu akan menimbulkan banyak akibat pada mesin," ujar Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Didi menambahkan, adanya penimbunan kerak karbon di ruang bakar, karena tidak terbakar dengan sempurna. Sehingga, dapat mengakibatkan mesin mengelitik.

"Tenaga yang dihasilkan mesin juga dapat berkurang, karena banyak endapan karbon di ruang bakar. Selain itu, bisa juga membuat injector menjadi tersumbat dan masalah-masalah lainnya," kata Didi.

Didi menjelaskan, semakin rendah nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar, dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi dan akan berakibat bensin lebih sulit menguap atau penguapan rendah.

Penumpukan kerak pada ruang bakar atau klep disebabkan oleh bensin yang gagal terbakar karena nilak oktannya yang terlalu rendah.

Berikut nilai oktan (RON) yang ideal untuk tiap rasio kompresi mesin:
RON 88 - 7-9 : 1
RON 90 - 9-10 : 1
RON 92 - 10-11 : 1
RON 95 - 11-12 : 1

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
sekelas kompas kok bisa salah, penjelsan oktan di atas keliru. yg benar adlh nilai oktan rendah artinya lebih cepat terbakar jika dikompres, sehingga dipakai pada mesin berkompresi rendah pula. sedangkan nilai oktan tinggi artinya akan terbakar pd kompresi yg lebih tinggi (mesin berkompresi tinggi)


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Trump Kenakan Tarif 25 PERSEN Mobil Impor, Ini Efeknya buat Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau