Senin, 21 April 2014

Otomotif


Daihatsu Bantu Kurikulum SMK Jurusan Otomotif

Rabu, 07 November 2012 | 19:06 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ

Amelia Tjandra (paling tengah) bersama guru-guru SMK yang menerima bantuan dari Astra Daihatsu Motor

Bukit Indah City, KompasOtomotif – Salah satu kegiatan Coporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang gencar dijalankan oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) adalah “Pintar Bersama Daihatsu”. Aktivitas ini dijalankan untuk membantu dunia pendidikan   Indonesia, khususnya SMK Jurusan Otomotif untuk meningkatkan mutu guru dan lulusannya. 

Untuk itu pula, semalam (6/11/2012) ADM mengadakan acara “Malam Pintar Bersama Daihatsu” di Ballroom Plaza Hotel, Bukit Indah, Purwakarta yang dihadiri 27 Kepala Sekolah atau Perwakilan SMK dari berbagai daerah, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Palembang dan Makassar.

Dijelaskan, acara itu sebagai apresiasi dan tukar-pendapat pendapat tentang kurikulum otomotif yang diprakarsai oleh Daihatsu dan telah diterapkan di beberapa SMK. Menurut Joko Baroto, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia ADM, kurikulum tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK sehingga makin mudah memasuki dunia kerja.

160 SMK

Sementara itu, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM mengaku, dengan keterlibatan Daihatsu di SMK, juga sangat membantu jaringan dealer untuk mendapatkan SDM siap pakai. “Khusus untuk tenaga kerja di bengkel yang melayani pemeliharaan dan perbaikan Daihatsu. Kendati demikian, para lulusan tersebut tetap dilatih lagi,” jelasnya.

Selama ini ADM mengklaim telah memberi bantuan berupa Buku Pedoman Kurikulum Daihatsu kepada  35 SMK di Jawa Tengah, 2 di Malang, 4  di Jawa Barat dan 4 di Lampung. Di samping itu, juga sudah menyumbang mesin dan transmisi sebagai sarana praktek kepada 160 SMK di berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan kontribusi ADM untuk memajukan dunia pendidikan di tanah air, khususnya SMK. Begitu mereka masuk ke dunia kerja, tidak lagi terjadi kesenjangan yang besar. Pasalnya, mereka telah memperoleh pelajaran tentang dunia  otomotif sesuai dengan standar Daihatsu,” beber Joko Baroto

Ditambahkan, Daihatsu juga telah menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk meningkatkan mutu kurikulum otomotif di SMK, khususnya yang punya program studi Otomotif.

Editor : Zulkifli BJ