Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/12/2022, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang dikatakan melanda Indonesia sampai awal 2023. Salah satu hal yang kurang menyenangkan dari musim hujan adalah helm yang apak atau berbau tidak sedap.

Mengingat ketika parkir di luar rumah atau saat hujan-hujanan, tentu helm juga ikut kebasahan. Jika tidak dikeringkan dengan benar, maka helm jadi mengeluarkan bau tidak sedap.

Ahmad M. dari Komunitas Belajar Helm menjelaskan, pengendara motor harus menjaga bagian dalam helm tetap kering. Helm yang lembab selain berisiko apak, bisa juga menyebabkan masalah lain, yakni jamur.

Baca juga: Iklan Helm Jadul CHIPS Ala Polisi Amerika

Helm motor trail KOMPAS.com/Gilang Helm motor trail

"Kalau nggak segera dicuci atau dikeringkan, jadi bau dan berjamur. Karena kan basah, kena keringat. Sebisa mungkin, ketika musim hujan begini, helm ditaruh di ruangan yang sirkulasi udaranya banyak," katanya pada Kompas.com, belum lama ini.

Kemudian saat musim hujan, lebih baik helm dibawa ke dalam ruangan. Kalau ditinggalkan di tempat parkir atau basement, selain helm jadi lembab, bau tidak sedap juga bisa muncul.

Baca juga: Dijual Tahun Depan, Harga Motor Listrik Charged Mulai Rp 38 Juta


"Biasanya gini, kalau di parkiran basement gitu, pengendara motor acuh aja. Helm masih basah, ditinggal. Kalau nggak segera dicuci atau dikeringkan, jadi jamur," terang Ahmad.

Menurutnya, helm bisa tetap dikeringkan secara mandiri dan mudah.

"Misalnya, pergi ke kantor. Dibawa saja helmnya. Dikipas-kipasin, atau diletakkan di jendela. Minimal, biar ada kena angin sedikit. Jangan diletakkan di motor saja, nanti pas akan pulang pasti masih basah," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.