Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tujuan Volvo Rakit Sasis Bus di Indonesia, Kurangi Bea Masuk

Kompas.com - 20/12/2022, 19:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indotruck Utama selaku APM Volvo Buses di Indonesia baru saja meluncurkan dua produk baru, B11R dan B8R dengan standar emisi Euro 5 dan kini sudah dirakit di Indonesia.

Kedua sasis tersebut kini dirakit oleh PT National Assemblers yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Lalu apa tujuan Volvo merakit sasis tersebut secara lokal atau CKD?

Bambang Prijono, Presiden Direktur PT Indotruck Utama mengatakan, keuntungan dari sasis yang diproduksi lokal adalah penghematan yang bisa dilakukan karena bea masuk yang lebih murah.

Baca juga: Spesifikasi Volvo B8R Euro 5, Siap Ramaikan Pasar Sasis Premium

Mesin Volvo B8RKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Mesin Volvo B8R

"Persyaratan pemerintah adalah dirakit di Indonesia untuk bisa mendapatkan bea masuk yang tidak mahal. Apalagi untuk sasis B8R, sesuai regulasi pemerintah, GVW di bawah 24 ton kena bea masuk sampai 40 persen," ucapnya di Jakarta, Senin (19/12/2022).

Ketika sasis tersebut dirakit di Indonesia, biaya masuk dari komponen sampai spareparts bisa turun jadi sekitar 10 persen. Tentu hal ini sangat berpengaruh pada harga sasis, berbeda dengan sasis B11R.

"Untuk B11R tidak ada persyaratan itu (rakit lokal) karena GVW di atas 24 ton. Kita bisa saja impor utuh, tapi kita berkomitmen dan merakitnya juga di Indonesia," kata Bambang.

Baca juga: Yamaha Augur 155, Skutik Unik Teknologi Canggih


Untuk local content atau TKDN, Volvo terus meningkatkan persentasenya. Untuk saat ini, beberapa komponen sudah ada yang dilokalkan, seperti baterai, wheel ring, serta untuk pajak dan tenaga kerja.

"Nilai TKDN akan terus meningkat, semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan," ucapnya.

Volvo B11R dan B8R akan besaing di kelas sasis bus premium di Indonesia. Volvo juga jadi produsen pertama yang merakit sasis bus dengan standar emisi Euro 5 di Indonesia dibanding para pesaingnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.