Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2022, 12:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha sedang mengembangkan teknologi yang dapat mencegah motor jatuh dalam keadaan pelan. Teknologi tersebut bernama Advanced Motorcycle Stability Assist System (AMSAS).

AMSAS dapat menstabilkan motor pada kecepatan rendah kurang dari 5 km per jam. Teknologinya mengadopsi Inertial Measurements Unit (IMU) 6-axle yang juga dipakai pada Yamaha R1.

Baca juga: Ducati dan Merek Eropa Bangkit, Rossi Peringatkan Yamaha

Dalam demonstrasi terlihat motor melaju dalam kecepatan rendah. Motor demo yang merupakan Yamaha R25/R3 tersebut bisa berbelok sendiri dan tidak jatuh bahkan tanpa pengendara.

Yamaha sedang mengembangkan teknologi yang mencegah motor jatuh dalam keadaan pelan bernama Advanced Motorcycle Stability Assist System (AMSAS).Foto: Response jp Yamaha sedang mengembangkan teknologi yang mencegah motor jatuh dalam keadaan pelan bernama Advanced Motorcycle Stability Assist System (AMSAS).

AMSAS disebutkan juga dilengkapi dengan fungsi kontrol canggih yang dapat membantu pengendara menyeimbangkan badan dalam kondisi motor sedang pelan.

Presiden Yamaha Motor, Yoshihiro Hidaka, mengatakan, AMSAS yang merupakan sistem pendukung stabilisasi roda dua bertujuan agar masyarakat bebas kecelakaan atau zero accident saat naik motor pada 2050.

"Jin-Ki Kanno adalah konsep pengembangan unik Yamaha. Ini adalah teknologi yang menciptakan, melalui hubungan yang saling melengkapi antara manusia dan mesin, kami bersama-sama menciptakan jalan dari tantangan ke pengalaman emosional dengan pelanggan kami," kata dia mengutip Response jp, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Simak Harga Mobil Hybrid Bekas Rp 200 Jutaan


Heiji Maruyama, Director and Senior Executive Officer, General Manager of Yamaha's Technology and Research Division, mengatakan, tujuan utama AMSAS ialah agar pengendara dapat nyaman dan tidak khawatir saat naik motor.

"Sistem pendukung stabilisasi sepeda motor ini dikembangkan dengan tujuan agar setiap orang dapat menikmati rasa kesatuan dengan mesin dengan ketenangan pikiran dan kenyamanan," kata dia.

"Teknologi bantu untuk menstabilkan postur kendaraan dalam situasi di mana keterampilan mengemudi pengendara yang tinggi diperlukan pada kecepatan rendah," kata Maruyama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.