Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingat Lagi, Motor Jangan Berteduh di Underpass atau di Bawah Flyover

Kompas.com - 17/11/2022, 13:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, seluruh wilayah DKI Jakarta diguyur hujan sepanjang hari, Kamis (17/11/2022).

Berdasarkan laman bmkg.go.id, siang hingga sore hari wilayah Jakarta timur diprediksi hujan disertai petir, sedangkan wilayah lain hujan dengan intensitas sedang.

Pada malam harinya, Jakarta selatan dan Jakarta timur akan dilanda hujan sedang, kemudian wilayah Jakarta lain hujan ringan.

Baca juga: Mengenal Fungsi Overdrive pada Mobil Matik

Jika dilanda cuaca seperti ini, fenomena pengendara motor berteduh di flyover atau underpass saat turun hujan kerap terjadi. Padahal, berteduh di sembarang tempat dapat melanggar aturan lalu lintas.

Larangan berhenti sembarangan saat hujan sebenarnya sudah dituliskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) pasal 106 ayat 4.

Dalam turan tersebut menyebutkan jika pengendara motor hanya diperbolehkan untuk berhenti sejenak untuk sekadar mengenakan jas hujan, lalu melanjutkan perjalanan.

Jika pemotor sengaja berteduh sampai hujan reda atau berhenti, apalagi sampai membuat kemacetan, maka petugas kepolisian berhak menegur dan meminta para pengendara untuk melanjutkan perjalanan.

Lokasi kemacetan panjang yang berada di jalan Sudirman tepatnya di depan fly over simpang Polda Sumatera Selatan, Selasa (4/10/2022).KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA Lokasi kemacetan panjang yang berada di jalan Sudirman tepatnya di depan fly over simpang Polda Sumatera Selatan, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Obat Ganteng Toyota Vios, Cukup Modal Rp 6 Jutaan

Apabila nekat melanggar, sanksi dan dendanya juga sudah dituliskan pada Pasal 287 ayat 3 UU LLAJ. Pasal tersebut berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan gerakan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf d atau tata cara berhenti dan Parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf e dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.